Pelatihan Vokasi Garut Siapkan 1.500 Tenaga Kerja, Ini Dampaknya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Kuliah Umum Pelatihan Vokasi dan Produktivitas di BPVP Bandung Barat, Selasa, 4 Agustus 2026.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Kuliah Umum Pelatihan Vokasi dan Produktivitas di BPVP Bandung Barat, Selasa, 4 Agustus 2026.

WARTAGARUT.COM – Pelatihan vokasi di Kabupaten Garut diproyeksikan menjadi salah satu strategi memperkuat daya saing tenaga kerja. Pemerintah daerah menargetkan hingga 1.500 peserta dapat mengikuti pelatihan yang disiapkan bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat menghadiri Kuliah Umum Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batch 3 (Kloter 4) Tahun Anggaran 2026 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Selasa (4/8/2026).

Menurut Syakur, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus berlanjut.

Ia menyebut ekonomi Kabupaten Garut pada 2025 tumbuh 5,9 persen, yang terutama ditopang sektor pertanian dan pariwisata.

“Pertumbuhan ekonomi harus diikuti peningkatan kualitas SDM. Karena itu, manfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin agar memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja,” ujar Syakur.

Ia menilai keterampilan yang relevan akan meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Garut di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Pelatihan Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan kompetensi yang diberikan tidak sekadar menambah sertifikat, tetapi diarahkan agar benar-benar membuka peluang kerja.

Salah satu bidang yang dinilai memiliki prospek besar ialah barista, seiring bertambahnya hotel, restoran, dan usaha kuliner di Kabupaten Garut.

“Kompetensi yang diperoleh harus benar-benar dimanfaatkan. Jangan hanya menjadi sertifikat yang disimpan, tetapi menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang kerja,” kata Gania.

Selain itu, Disnakertrans Garut tengah memperkuat kerja sama dengan BPVP dalam program penempatan tenaga kerja.

Penjajakan juga telah dilakukan dengan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Tactical dan Cardinal, agar peserta pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Menurut Gania, apabila skema penempatan berjalan sesuai rencana, BPVP akan mengalokasikan pelatihan bagi sekitar 1.500 tenaga kerja dengan syarat lulusan memiliki peluang penempatan yang jelas.

Baca Juga :  Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Pelatihan Akan Digelar di Garut

Di tengah efisiensi APBD, Pemerintah Kabupaten Garut memilih memperluas kolaborasi dengan tiga balai pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Melalui kerja sama tersebut, beberapa paket pelatihan akan dilaksanakan langsung di Kabupaten Garut selama periode Agustus hingga Desember 2026.

Selain pelatihan bidang perikanan dan pertanian, pemerintah juga akan membuka kompetensi baru seperti pengolahan sampah dan perhotelan untuk menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Dalam waktu dekat akan dibuka kembali pelatihan seperti ini di Kabupaten Garut. Kami berharap informasi ini dapat disampaikan kepada masyarakat agar semakin banyak yang memanfaatkan kesempatan tersebut,” ujar Gania.

Program pelatihan kali ini diikuti 412 peserta asal Kabupaten Garut dengan materi yang mencakup barista kopi, budidaya kopi, pengolahan hasil perikanan, hingga vokasi agroforestri.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Lowongan Kerja Garut Hari Ini: Osmanthus Tea Buka Loker Stand Booth Minuman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Berita Terbaru

Polsek Tarogong Kidul mengamankan dua terduga pelaku curanmor yang diduga terlibat dalam delapan TKP.

Uncategorized

GPS Bantu Polisi Ungkap Dugaan 8 TKP Curanmor di Garut

Minggu, 8 Nov 2026 - 04:28 WIB