WARTAGARUT.COM – MAN 5 Garut bekerja sama dengan UPT Puskesmas Cibatu melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi murid kelas 10.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas MAN 5 Garut, Jalan Raya Wanakerta No. 92, RT 03/RW 02, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Selasa (22/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan secara berkala, termasuk melalui satuan pendidikan. Sasaran pemeriksaan di MAN 5 Garut tidak hanya siswa, tetapi juga guru.
Kepala MAN 5 Garut, Dr. H. Sudi Priyambodo, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan madrasah terhadap program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus upaya memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan warga madrasah.
“Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sejak dini,” ujar Dr. H. Sudi Priyambodo.
Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Cibatu melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap peserta.
Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, pemeriksaan darah, hingga pemberian tablet tambah darah serta layanan pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan.
Menurut H. Sudi, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan karena kondisi kesehatan dapat berpengaruh terhadap aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran.
“Kesehatan siswa merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, karena kondisi kesehatan yang baik dapat mendukung mereka dalam mengikuti kegiatan belajar di madrasah,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama antara MAN 5 Garut dan UPT Puskesmas Cibatu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kami mengapresiasi kerja sama dengan UPT Puskesmas Cibatu dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi siswa dan guru MAN 5 Garut,” tutur H. Sudi.
Program pemeriksaan kesehatan ini juga memberikan kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatan warga madrasah lebih awal.
Dengan demikian, apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, dapat dilakukan tindak lanjut sesuai prosedur kesehatan.
Selain pemeriksaan mata dan gigi, pemeriksaan darah menjadi salah satu bagian yang dilakukan dalam kegiatan tersebut.
Sementara pemberian tablet tambah darah menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan zat besi bagi sasaran yang mendapatkan layanan.
Bagi lingkungan pendidikan, kegiatan seperti ini tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.
Pelaksanaan PKG di MAN 5 Garut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara lembaga pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung kesehatan masyarakat sekolah.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami keluhan, tetapi juga melalui pemeriksaan secara berkala sebagai langkah deteksi dan pencegahan sejak dini.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar