Ratusan Ribu Warga Garut Dicoret dari BPJS, Bupati Lakukan Perlawanan

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Ribu Warga Garut Dicoret dari BPJS, Bupati Lakukan Perlawanan

Ratusan Ribu Warga Garut Dicoret dari BPJS, Bupati Lakukan Perlawanan

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak kesehatan masyarakat miskin melalui program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Hal ini disampaikan saat dirinya memimpin rapat koordinasi (rakor) secara daring bersama camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Garut.

Rakor yang digelar di Command Centre Garut, Jalan Kiansantang, Kamis (11/9/2025) tersebut membahas percepatan reaktivasi kepesertaan BPJS PBI yang sebelumnya dinonaktifkan.

A. Syakur Amin menjelaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah pusat yang melakukan ground checking terhadap data kepesertaan PBI dengan 39 indikator verifikasi.

Hasilnya, sekitar 201.000 warga Garut dinyatakan tidak lagi layak menerima bantuan.

Namun, hasil verifikasi itu dinilai kurang tepat, sebab banyak warga yang masih berhak justru tercoret dari daftar penerima.

“Ketika mereka masuk ke puskesmas, tidak mendapatkan layanan seperti ketika mereka menjadi peserta BPJS,” ujar Syakur Amin.

Setelah pemerintah daerah menyampaikan keberatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) memberikan peluang reaktivasi. Untuk tahap awal, 4.900 peserta BPJS PBI diprioritaskan untuk segera diaktifkan kembali, terutama mereka yang sedang dirawat atau menderita penyakit kronis.

“Diberi kesempatan untuk orang yang membutuhkan dalam konteks pelayanan sangat urgent. Contohnya sedang mengalami perawatan atau penyakit kronis,” tambahnya.

Bupati Syakur Amin juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memastikan peserta prioritas segera mendapat layanan kesehatan, sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam program jaminan kesehatan***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi
Dokter Gigi di Garut Menumpuk di Kota, Putri Karlina Luncurkan Solusi
Hanya Ada 60 Dokter Gigi untuk 2,9 Juta Warga Garut, Ini Solusi Pemkab
Bupati Garut Siapkan Beasiswa agar Dokter Gigi Mau Mengabdi
Garut Kekurangan Dokter Gigi, Bupati Syakur Sebut Idealnya Harus Ada 600 Orang
Mutasi Polri Mei 2026: 9 Kapolda Diganti, Jawa Barat hingga NTB Resmi Punya Pimpinan Baru
Putri Karlina Turun Langsung Tertibkan PKL di Kawasan Pemda Garut, Larang Jual-Beli Lapak
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK

Senin, 11 Mei 2026 - 12:10 WIB

Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:58 WIB

Dokter Gigi di Garut Menumpuk di Kota, Putri Karlina Luncurkan Solusi

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:52 WIB

Hanya Ada 60 Dokter Gigi untuk 2,9 Juta Warga Garut, Ini Solusi Pemkab

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:44 WIB

Bupati Garut Siapkan Beasiswa agar Dokter Gigi Mau Mengabdi

Berita Terbaru

Hasil Bali United vs Borneo FC 2-3, Pesut Etam Tempel Persib Bandung

SEPUTAR OLAHRAGA

Hasil Bali United vs Borneo FC 2-3, Pesut Etam Tempel Persib Bandung

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:48 WIB

error: Content is protected !!