SOSOK Maman Suherman Preman Pensiun, Badannya Raksasa Tapi Tumbang Karena Ini!

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SOSOK Maman Suherman Preman Pensiun, Badannya Raksasa Tapi Tumbang Karena Ini!

SOSOK Maman Suherman Preman Pensiun, Badannya Raksasa Tapi Tumbang Karena Ini!

WARTAGARUT.COM – Sosok Maman Suherman dalam sinetron Preman Pensiun musim pertama menjadi karakter paling mencolok berkat postur tubuhnya yang besar dan sangar, namun justru tumbang akibat pelanggaran aturan fatal yang berujung pada kejatuhannya dari dunia preman.

Dalam alur cerita, Maman Suherman dikenal sebagai anak buah kepercayaan Kang Bahar. Ia memegang peran penting sebagai Ketua Bagian Jalanan yang bertugas mengatur setoran serta menjaga stabilitas wilayah dari gangguan kelompok lain.

Secara fisik, Maman digambarkan sebagai sosok yang sangat dominan. Tubuhnya tinggi besar, berotot, dan kerap mengenakan kaos singlet yang semakin menegaskan kesan garang.

Kehadirannya di lapangan sering kali cukup untuk membuat lawan berpikir dua kali sebelum bertindak.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

Di bawah komandonya, terdapat sejumlah preman lain, termasuk Ujang Rambo yang saat itu masih berada di level junior.

Maman dikenal tegas dalam menjalankan tugas, sekaligus menjadi simbol kekuatan di struktur organisasi jalanan yang dipimpin Kang Bahar.

Namun di balik kekuatannya, karakter ini menyimpan sisi gelap yang menjadi titik balik kejatuhannya.

Kang Bahar memiliki prinsip tegas dalam memimpin: tidak boleh menyakiti orang yang tidak bersalah, terutama perempuan.

Pelanggaran terhadap aturan tersebut menjadi awal kehancuran Maman.

Ia diceritakan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, sebuah tindakan yang bertentangan langsung dengan kode etik kelompok.

Mengetahui hal tersebut, Kang Bahar mengambil tindakan tegas tanpa kompromi. Maman dihajar sebagai bentuk disiplin hingga mengalami cedera serius, termasuk patah tulang rusuk.

Baca Juga :  Wisuda Tahfidz Qur'an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Peristiwa itu menjadi momen krusial yang mengubah nasibnya.

Sosok yang sebelumnya disegani berubah menjadi figur yang tersingkir dari lingkaran kekuasaan jalanan, bahkan dikisahkan menghilang karena rasa takut dan malu.

Karakter Maman Suherman menjadi representasi bahwa kekuatan fisik tidak cukup untuk mempertahankan posisi dalam struktur kekuasaan.

Kepatuhan terhadap aturan dan nilai moral tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan seseorang di dalam sistem tersebut.

Kisahnya sekaligus menjadi pesan kuat bahwa di balik penampilan yang sangar, setiap individu memiliki titik lemah yang dapat menjatuhkan dirinya sendiri,

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo
1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Jumat, 25 September 2026 - 12:46 WIB

Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot

Kamis, 24 September 2026 - 06:26 WIB

Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Berita Terbaru

Ilustrasi kondisi langit di wilayah Kabupaten Garut.

GARUT TERKINI

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Senin, 26 Okt 2026 - 06:44 WIB

Inter Milan mengalahkan Fiorentina 2-1 dalam lanjutan Serie A di San Siro, Minggu (25/10/2026).

Olahraga

Inter vs Fiorentina: Gol Menit Akhir Bawa Inter Menang 2-1

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:45 WIB