WARTA GARUT – Calon Legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (DAPIL) 14 Kabupaten Garut, H Irvan Rivani Faza, mengungkapkan permasalahan buruh dan pekerja di Kabupaten Garut. Faza menyebutkan beberapa masalah, diantaranya minimnya kualitas tenaga kerja, kemampuan perusahaan dalam membayar upah yang berat, terbatasnya peluang kerja, upah para pekerja di bawah rata-rata, kesempatan kerja yang masih terbatas, jaminan sosial yang kecil, serta tingginya angka pengangguran.
Menurut Irvan Faza – panggilan Akrab Irvan Rivani Faza -, salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pendidikan yang baik, serta menggalakkan perusahaan untuk memberikan upah yang sesuai dengan Upah Minimum Rakyat (UMR).
“Pemerintah juga harus terlibat dalam mengatur regulasi pembelian bahan baku, dan pengembangan industri padat karya agar dapat menyerap tenaga kerja yang besar,”tuturnya melalui pesan singkat kepada WartaGarut.com, dalam memeperingtai may day atau Hari Buruh, Senin (1/5/2023).
Irvan Faza juga menyarankan agar perusahaan memberikan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, seperti BPJamsostek bagi tenaga kerjanya sehingga para pekerja merasa aman dan terlindungi jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan, kematian, dan jaminan masa tua.
“Untuk mengatasi terbatasnya kesempatan atau peluang kerja, saya mengusulkan pengembangan industri padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja yang besar,”ujarnya pengusaha muda asal Garut..
Di samping itu, Faza juga menyarankan agar pemerintah membuka usaha padat karya dan memberikan pinjaman modal yang lebih selektif, Hal ini agar masyarakat dapat membuka usaha sendiri sehingga pengangguran dapat teratasi.
“Pelatihan kerja dan pemagangan juga dapat dilakukan dengan mendirikan Balai Latihan Kerja di berbagai daerah, dan melaksanakan pemagangan di tempat kerja untuk memantapkan profesionalisasi tenaga kerja,”katanya.









