Wakil Bupati Garut, Putri Karlina Serap Aspirasi Warga Tanjungmulya: Jalan Rusak Hambat Akses Sekolah dan Kesehatan

Jumat, 13 Juni 2025 - 13:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina Serap Aspirasi Warga Tanjungmulya_ Jalan Rusak Hambat Akses Sekolah dan Kesehatan

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina Serap Aspirasi Warga Tanjungmulya_ Jalan Rusak Hambat Akses Sekolah dan Kesehatan

WARTAGARUT.COM — Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA., melakukan kunjungan silaturahmi ke Desa Tanjungmulya sebagai bentuk komitmen Pemkab Garut dalam menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah pelosok.

Dalam pertemuan hangat tersebut, Teh Putri, sapaan akrabnya, berdialog dengan warga mengenai berbagai tantangan infrastruktur yang menghambat aktivitas harian, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah hingga distribusi hasil pertanian.

“Saya mendengar langsung keluhan warga soal kondisi jalan dan jembatan. Ini akan jadi perhatian khusus pemerintah. Harapan kita, pembangunan nanti berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan nyata masyarakat, bukan kepentingan personal atau kelompok,” ujar Teh Putri di hadapan warga, Minggu (9/6/2025).

Baca Juga :  Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, Gol Víctor Muñoz Selamatkan The Reds

Salah satu aspirasi warga datang dari kelompok ibu-ibu yang menyoroti sulitnya akses anak-anak sekolah karena rusaknya jalan dan belum tuntasnya pembangunan jembatan Wareng. Selain itu, mobil desa, mobil siaga, hingga ambulance yang belum tersedia turut menyulitkan akses layanan kesehatan.

“Sudah ada jembatan Wareng yang dibangun sejak 2022, namun belum selesai karena sempat rusak akibat bencana di 2024. Saat ini tinggal 500 meter yang belum diurug. Kami akan koordinasikan kembali dengan PUPR agar pembangunan segera dilanjutkan,” jelas Teh Putri.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Deklarasi Anti Korupsi, 200 Siswa Ikuti Dialog Integritas Bangkit 2026

Masyarakat juga berharap status jalan desa bisa dialihkan menjadi jalan kabupaten agar bisa diperhatikan dalam anggaran APBD. Hal ini krusial karena kondisi jalan memengaruhi harga jual komoditas seperti cabai, kelapa, cengkeh, dan pisang.

Teh Putri meminta kepala desa menyusun rancangan pembangunan untuk 6 tahun ke depan berbasis kebutuhan masyarakat, bukan dorongan politis atau kecenderungan menjatuhkan pihak lain.

“Pembangunan harus jadi proses kolaboratif. Perubahan yang nyata hanya bisa dicapai jika semua pihak bersinergi — masyarakat, pemerintah, dan tokoh lokal,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Rabu, 2 September 2026 - 20:54 WIB

Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Berita Terbaru