WARTAGARUT.COM – Pelantikan dan Rapat Kerja Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Garut yang digelar di Gedung Pendopo pada Minggu (7/12/2025) mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Garut, H. Subhan Fahmi, SIP.
Ia menilai kehadiran Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dalam agenda tersebut menjadi sinyal kuatnya komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kolaborasi dan memperkuat kepemimpinan perempuan di era digital.
Subhan Fahmi.menegaskan bahwa Fatayat NU Garut memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah, terutama pada sektor pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan keluarga, dan literasi digital.
“Saya sangat mengapresiasi komitmen Bupati Syakur yang menekankan pentingnya kolaborasi. Fatayat NU adalah mitra strategis daerah. Peran perempuan, khususnya kader Fatayat, harus semakin menguat di tengah tantangan era digital dan isu-isu sosial yang kita hadapi,” ujar Subhan Fahmi.
Ia juga menilai pernyataan Bupati Syakur yang menyebut Fatayat sebagai “soulmate” merupakan bentuk kedekatan emosional dan komitmen jangka panjang pemerintah terhadap organisasi perempuan Nahdlatul Ulama.
“Kehadiran pemerintah memberikan dukungan moral penting. Fatayat NU sudah membuktikan diri sebagai organisasi yang responsif, solutif, dan progresif. Dan kami di DPRD siap berkolaborasi untuk memperkuat program-program pemberdayaan perempuan,” tambahnya.
Bupati Syakur Amin dalam sambutannya sebelumnya menyoroti pentingnya transformasi Fatayat di era digital dengan kepemimpinan yang lebih mandiri, berpendidikan, dan berdaya saing.
Ia menyebut berbagai persoalan perempuan—mulai dari perkawinan anak, rendahnya pendidikan, hingga angka kematian ibu dan bayi—tidak mungkin ditangani pemerintah sendirian.
“Kolaborasi adalah kunci. Fatayat NU hadir memberikan solusi dan menjadi penggerak sosial di akar rumput,” tegas Syakur.
Ketua PC Fatayat NU Garut yang baru dilantik, Dr. Hj. Ernawati, M.Pd.I., menegaskan bahwa kepengurusan periode 2025–2030 akan fokus pada kemandirian perempuan Garut serta penguatan peran strategis di ranah sosial, ekonomi, pendidikan, dan digital.
“Perempuan Garut yang digdaya adalah tujuan kami—mandiri, percaya diri, dan berdaya saing baik di ruang domestik maupun publik,” ujarnya.
Fatayat NU Garut kini dipimpin oleh jajaran inti:
Ketua: Dr. Hj. Ernawati, M.Pd.I.
Sekretaris: Rimah Karimatul Hayah, S.Si., M.Pd., Gr.
Bendahara: Novi Cahyanti, S.Pd.
Subhan Fahmi menegaskan DPRD Garut siap bersinergi untuk memastikan setiap program yang menyentuh kepentingan perempuan Garut dapat berjalan maksimal.
“Fatayat NU Garut sudah berada di jalur yang tepat. Kami mendukung penuh agenda-agenda yang memperkuat kapasitas perempuan di era transformasi digital,” tutup Subhan Fahmi.***
Penulis : Soni Tarsoni










