Kasus Diabetes Anak Melonjak 70%! Kenali 5 Minuman Berbahaya Penyebabnya!

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Diabetes Anak Melonjak 70%! Kenali 5 Minuman Berbahaya Penyebabnya! (Gambar oleh Augusto Ordóñez dari Pixabay)

Kasus Diabetes Anak Melonjak 70%! Kenali 5 Minuman Berbahaya Penyebabnya! (Gambar oleh Augusto Ordóñez dari Pixabay)

WARTAGARUT.COM – Setiap tanggal 14 November, dunia memperingati Hari Diabetes Sedunia sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya penyakit diabetes yang terus meningkat di berbagai belahan dunia. 

Tanggal ini dipilih untuk menghormati kelahiran Sir Frederick Banting, penemu insulin, yang kontribusinya telah mengubah pengobatan diabetes dari penyakit mematikan menjadi kondisi yang dapat dikelola dengan baik.

Namun, perkembangan tren diabetes, khususnya pada anak-anak dan remaja, semakin mengkhawatirkan. 

Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan lonjakan signifikan kasus diabetes pada anak sebesar 70 persen dalam kurun waktu 2010 hingga 2023.

Kondisi ini tidak hanya menjadi perhatian medis, tetapi juga tantangan serius bagi keluarga dan masyarakat. 

Selain itu, survei IDAI juga mengungkapkan fakta yang mencemaskan: 1 dari 5 anak usia 12–18 tahun menunjukkan tanda awal gangguan ginjal, seperti hematuria (adanya darah dalam urin) atau proteinuria (adanya protein dalam urin). 

Temuan ini menunjukkan adanya hubungan erat antara diabetes dan komplikasi kesehatan lainnya yang dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak-anak di masa depan.

Baca Juga :  100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Peningkatan kasus ini menggarisbawahi pentingnya langkah preventif, mulai dari pola makan sehat, aktivitas fisik, hingga pemeriksaan kesehatan secara rutin. 

Hari Diabetes Sedunia menjadi momen penting untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan diabetes, khususnya pada generasi muda, demi menciptakan masa depan yang lebih sehat.

Faktor Penyebab Diabetes pada Anak  

Diabetes pada anak umumnya terdiri dari tipe 1 (ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin) dan tipe 2 (faktor gaya hidup). Pemicu utama diabetes tipe 2 pada anak adalah obesitas dan pola hidup tidak sehat, termasuk konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi.  

Beberapa jenis minuman yang sering dikonsumsi anak-anak justru memperbesar risiko diabetes, antara lain:  

  1. Minuman olahraga – Kandungan gula dan kalorinya yang tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan.  
  2. Minuman berenergi – Kandungan gula, kafein, dan bahan tambahan tidak sehat membuat minuman ini berbahaya bagi anak-anak.  
  3. Minuman ringan (jus instan) – Mengandung kadar gula tinggi yang dapat memicu obesitas dan diabetes tipe 2.  
  4. Teh manis dalam kemasan – Minuman favorit anak-anak ini memiliki kadar gula tinggi yang dapat memicu risiko diabetes.  
  5. Kopi manis – Tidak hanya tinggi gula, kandungan kafein dalam kopi dapat mengganggu pola tidur dan konsentrasi anak.  
Baca Juga :  Hotel Harmoni Garut Tawarkan Meal Box Premium Mulai Rp45 Ribu untuk Meeting dan Acara

Pentingnya Kesadaran Akan Diabetes  

Hari Diabetes Sedunia menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya diabetes, terutama pada generasi muda. 

Pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pengawasan konsumsi gula merupakan langkah kunci untuk mencegah diabetes sejak dini. 

Dengan memahami bahaya diabetes dan melakukan pencegahan sejak dini, generasi muda diharapkan dapat tumbuh sehat tanpa ancaman penyakit serius seperti diabetes.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi
2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi
Tak Sekadar Syukuran, YDHIG Garut Umumkan Tiga Agenda Besar untuk Masa Depan Pendidikan Kesehatan di IKKHG
Tambal Gigi dan Scaling Gratis Pakai BPJS, Ini 8 Layanan yang Bisa Didapat di Puskesmas
Rektor Uniga Bangga, 41 Apoteker Baru Lulus 100 Persen dan Siap Perkuat Layanan Kesehatan Garut
Ketua AIPGI Pusat: Sarjana Gizi Bisa Kerja di Rumah Sakit hingga Industri Makanan Sehat
IKKHG Gelar Seminar Nasional! Luncurkan Prodi S1 Gizi dan SDGs Center untuk Perkuat Ketahanan Gizi
Stunting Garut 24,1 Persen, Ketua Pembina YDHIG dan IKKHG Launching Prodi S1 Gizi dan SDGs Center

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:11 WIB

2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:08 WIB

Tak Sekadar Syukuran, YDHIG Garut Umumkan Tiga Agenda Besar untuk Masa Depan Pendidikan Kesehatan di IKKHG

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:32 WIB

Tambal Gigi dan Scaling Gratis Pakai BPJS, Ini 8 Layanan yang Bisa Didapat di Puskesmas

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:52 WIB

Rektor Uniga Bangga, 41 Apoteker Baru Lulus 100 Persen dan Siap Perkuat Layanan Kesehatan Garut

Berita Terbaru

Drama Penalti Warnai Laga Persigar vs Wamena United di Ngawi

SEPUTAR OLAHRAGA

Drama Penalti Warnai Laga Persigar vs Wamena United di Ngawi

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:10 WIB

error: Content is protected !!