Bupati Garut Soroti Urbanisasi hingga Moral Generasi dalam Mukerda MUI 2026

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Soroti Urbanisasi hingga Moral Generasi dalam Mukerda MUI 2026

Bupati Garut Soroti Urbanisasi hingga Moral Generasi dalam Mukerda MUI 2026

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyoroti berbagai tantangan kompleks yang dihadapi Kabupaten Garut, mulai dari urbanisasi, ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga moral generasi, dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Garut di Pendopo Garut, Senin (13/4/2026).

Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus komisi MUI masa khidmat 2025–2030 dan silaturahmi Idulfitri tersebut, Bupati menegaskan bahwa penyelesaian persoalan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Tantangan ke depan sangat banyak dan kompleks, tidak mungkin diselesaikan oleh pemerintah saja. Harus ada komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara umarah dan ulama,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang disoroti adalah tingginya arus urbanisasi. Ia mengaku khawatir jika anak-anak muda lebih memilih meninggalkan desa dibanding mengembangkan potensi daerah.

“Kita ingin anak-anak muda mau tinggal di desa. Solusinya adalah menciptakan lapangan kerja, terutama di sektor pertanian,” katanya.

Ia mengungkapkan, sektor pertanian di Garut menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 7,11 persen. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tukar petani serta menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

“Ketahanan pangan itu ada di desa. Harga komoditas juga semakin baik. Ini peluang besar,” ujarnya.

Bupati juga menyinggung dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program, termasuk penyediaan pupuk yang lebih terjangkau, kemudahan akses bibit, hingga penyerapan hasil pertanian oleh Bulog.

Selain ekonomi, sektor pendidikan menjadi perhatian serius. Ia menyebut Kabupaten Garut masih kekurangan fasilitas pendidikan tingkat menengah.

“Kita masih kekurangan SMP, bahkan SMA lebih kurang lagi. Kalau ada masyarakat atau MUI yang ingin mendirikan sekolah, itu masih sangat dibutuhkan,” katanya.

Di sektor kesehatan, Bupati mengajak semua pihak mendukung program pemenuhan gizi bagi bayi, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan.

“Tujuannya agar anak-anak kita sehat. Ini harus kita dorong bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga moral dan akhlak masyarakat di tengah derasnya arus globalisasi dan informasi digital.

“Informasi sekarang cepat sekali menyebar. Ada yang membawa kebaikan, tapi juga ada yang berdampak buruk. Ini harus kita jaga bersama,” katanya.

Ia meminta peran aktif MUI hingga tingkat desa untuk memperkuat pembinaan moral masyarakat, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga unsur Forkopimda.

Selain itu, isu lingkungan juga menjadi perhatian. Bupati mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan berpotensi memicu bencana yang terjadi di wilayah Garut.

“Lingkungan adalah amanat yang harus kita jaga. Jangan sampai anak cucu kita menerima dampak buruk dari perilaku kita hari ini,” ujarnya.

Ia berharap MUI dapat merumuskan program kerja yang selaras dengan kebutuhan daerah, termasuk mendorong lahirnya kebijakan berbasis nilai keagamaan dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap program MUI bisa menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan daerah ke depan,” pungkasnya. ***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Bupati Garut Sidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026
Bupati Garut Tinjau Indonesia Power UBP Kamojang, Energi Hijau Disebut Penopang Masa Depan Indonesia
FKRWG Garut Luncurkan Asisten Desa, Aplikasi Digital untuk Permudah Pelayanan Warga
22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut
PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban
Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut
Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:44 WIB

Bupati Garut Sidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:28 WIB

Bupati Garut Tinjau Indonesia Power UBP Kamojang, Energi Hijau Disebut Penopang Masa Depan Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:56 WIB

FKRWG Garut Luncurkan Asisten Desa, Aplikasi Digital untuk Permudah Pelayanan Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:22 WIB

PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, drh. Dyah Savitri,bSidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

PEMKAB GARUT

Bupati Garut Sidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:44 WIB

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Perguruan Tinggi

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:27 WIB

error: Content is protected !!