WARTAGARUT.COM – Rektor Universitas Garut (Uniga), Dr. Irfan Nabhani, S.E., M.T., mengajak seluruh civitas akademika menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.
Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam pernyataannya di Kampus Universitas Garut, Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifuddin (d/h Jalan Raya Samarang) No. 52A, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Dr. Irfan Nabhani menegaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan sekadar kata-kata, melainkan nyawa dalam setiap langkah kita sebagai warga negara,” ujar Dr. Irfan Nabhani.
Momentum Memperkuat Persatuan Bangsa
Rektor Uniga menilai Hari Lahir Pancasila merupakan momen penting untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dan memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Indonesia.
Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila telah menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia meraih kemerdekaan hingga saat ini.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi, diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga toleransi, gotong royong, serta semangat persaudaraan antarsesama.
“Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa demi mewujudkan perdamaian dunia melalui nilai-nilai luhur yang kita miliki,” katanya.
Universitas Garut Dorong Penguatan Nilai Kebangsaan
Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Garut terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta semangat kebhinekaan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan yang dijalankan kampus.
Rektor berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi mampu diterjemahkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat persatuan sebagai modal utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan berdaya saing di tingkat global.
“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” tegasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi pengingat bahwa nilai-nilai yang diwariskan para pendiri bangsa tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, toleransi, dan persatuan.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar