Anak Muda Garut Bergerak! DLH Luncurkan Gerakan Zero Waste

Senin, 3 November 2025 - 19:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Muda Garut Bergerak! DLH Luncurkan Gerakan Zero Waste

Anak Muda Garut Bergerak! DLH Luncurkan Gerakan Zero Waste

WARTAGARUT.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, membuka Lokakarya “Bersama Anak dan Kaum Muda: Menanggulangi Sampah Menuju Garut Bersih dan Berkelanjutan”, yang digelar oleh Nexus3 Foundation di Ballroom Fave Hotel Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (3/11/2025).

Dalam sambutannya, Jujun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan pesantren seperti Pesantren Welas Asih (PWA), dalam membangun kesadaran bersama menuju Garut bebas sampah.

“Harapannya dari kegiatan ini keluar rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh dinas maupun pemangku kebijakan untuk mewujudkan Garut Bersih dan Berkelanjutan,” ujar Jujun.

Ia menambahkan, pihaknya akan memperluas sosialisasi ke sekolah-sekolah agar konsep zero waste bisa diterapkan secara nyata.

“Artinya dengan konsep sampah hari ini selesai hari ini dan di tempat ini, sehingga tidak menumpuk,” tegasnya.

Jujun juga mengajak masyarakat menjadikan sampah sebagai tanggung jawab pribadi, bukan hanya tugas pemerintah.

Baca Juga :  Chelsea Kalahkan Luton Town 2-0 di Putaran Kedua Carabao Cup

Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemilahan non-organik, hingga pengelolaan residu melalui TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) di tingkat desa.

“Semua sampah — organik dan non-organik — harus dipilah di rumah. Masyarakat juga bisa berperan dalam pembuatan recycling secara mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Yune Eribowo, CHIME Program Manager Nexus3 Foundation, menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman serta Terre des Hommes Jerman, dan berfokus pada peningkatan kesadaran anak-anak serta kaum muda terhadap isu persampahan.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Mereka harus tahu bagaimana bersikap terhadap lingkungan agar bisa menikmati hak atas lingkungan yang sehat dan bersih,” kata Yune.

Baca Juga :  Morgan Stanley Borong Saham GOTO Rp87,3 Miliar, Kepemilikan Tembus 5 Persen 

Ia menilai, membangun kesadaran sejak dini jauh lebih efektif daripada hanya mengandalkan kebijakan dari pemerintah.

“Kalau anak-anak melakukan aksi nyata dari diri sendiri, dampaknya akan jauh lebih besar dan berkelanjutan,” tambahnya.

Salah satu peserta, Faiz Muhammad Syaiba Amin, siswa SMA Welas Asih, mengaku kegiatan ini menginspirasi dirinya untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Permasalahan lingkungan tidak bisa diselesaikan sendiri, harus melibatkan pemerintah, warga, dan keluarga. Tapi semua bisa dimulai dari diri kita,” ujar Faiz.

Ia menutup dengan ajakan sederhana namun bermakna:

“Mulailah dari hal kecil, seperti memungut satu sampah setiap kali keluar dari kelas. Karena perubahan besar berawal dari langkah kecil.”

Dengan semangat kolaborasi lintas generasi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di Kabupaten Garut, menuju cita-cita besar: Garut Bersih, Garut Berkelanjutan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Berita Terbaru