WARTAGARUT.COM – Pertandingan Brasil vs Maroko menjadi salah satu laga paling dinanti pada fase grup Piala Dunia FIFA 2026.
Duel dua kekuatan besar dari Amerika Selatan dan Afrika Utara itu akan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB.
Laga Brasil vs Maroko diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim merupakan unggulan utama di Grup C.
Bahkan banyak pihak menilai pertandingan ini layaknya final grup yang bisa menentukan siapa yang akan melangkah sebagai pemuncak klasemen.
Didukung puluhan ribu suporter yang diperkirakan memadati stadion berkapasitas lebih dari 82 ribu penonton, atmosfer panas dipastikan mengiringi pertemuan dua tim yang sama-sama memiliki ambisi besar membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan.
Brasil vs Maroko Jadi Penentu Persaingan Grup C
Brasil datang ke turnamen ini dengan status salah satu favorit juara dunia.
Tim asuhan Carlo Ancelotti memiliki tradisi panjang di Piala Dunia dan menjadi satu-satunya negara yang selalu tampil di putaran final sepanjang sejarah.
Namun, Maroko bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.
Singa Atlas terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan kini menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.
Keberhasilan mereka bersaing dengan negara-negara elite membuat laga Brasil vs Maroko diprediksi berlangsung jauh lebih ketat dibanding perkiraan banyak orang.
Di Grup C, kedua tim juga lebih diunggulkan dibanding Haiti dan Skotlandia.
Karena itu, hasil pertandingan ini berpotensi menjadi faktor penting dalam perebutan tiket ke babak 16 besar.
Maroko Punya Modal Kejutan untuk Brasil
Meski Brasil lebih unggul dalam sejarah pertemuan, Maroko memiliki alasan kuat untuk percaya diri.
Saat ini, Brasil menempati peringkat keenam dunia, sementara Maroko hanya terpaut satu posisi di bawahnya di peringkat ketujuh.
Selisih tipis tersebut menunjukkan kualitas kedua tim tidak terlalu jauh.
Maroko juga memiliki generasi emas yang sedang berada pada usia terbaik.
Kapten tim Achraf Hakimi kini berusia 26 tahun, sementara Brahim Diaz berusia 25 tahun.
Selain itu, terdapat sejumlah pemain muda potensial seperti Nel Al Aynaoui dan Amir Richardson yang siap memberikan energi baru bagi Singa Atlas.
Kombinasi pemain muda dan senior seperti Sofyan Amrabat, Yassine Bounou, serta Ayoub El Kaabi membuat Maroko memiliki kedalaman skuad yang mampu merepotkan siapa pun, termasuk Brasil.
Carlo Ancelotti Wajib Waspada
Brasil memang lebih diunggulkan di atas kertas.
Namun sejarah menunjukkan Tim Samba juga pernah mengalami kejutan.
Salah satu yang paling diingat terjadi saat Brasil kalah 0-1 dari Kamerun pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2022.
Fakta tersebut menjadi pengingat bahwa tim sebesar Brasil tetap bisa tumbang jika meremehkan lawan.
Carlo Ancelotti diperkirakan akan mengandalkan pendekatan taktik terbaiknya untuk menghadapi agresivitas Maroko yang dikenal disiplin dalam bertahan sekaligus berbahaya saat melakukan serangan balik.
Head to Head Brasil vs Maroko
Secara statistik, Brasil unggul dalam rekor pertemuan.
Dari tiga pertandingan sebelumnya, Brasil berhasil meraih dua kemenangan, sedangkan Maroko mencatat satu kemenangan.
Menariknya, kemenangan terakhir menjadi milik Maroko ketika menundukkan Brasil dalam laga persahabatan pada 25 Maret 2023.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Singa Atlas memiliki kemampuan untuk menjegal tim-tim besar dunia.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua kubu, laga Brasil vs Maroko berpotensi menjadi salah satu pertandingan terbaik pada pekan pertama Piala Dunia FIFA 2026.***
Penulis : Soni Tarsoni

















Komentar