Home / Olahraga

Sabtu, 11 Juni 2022 - 20:57 WIB

Bupati Garut Yakin Liga Desa Bisa Lahirkan Atlet Nasional

Pertandingan antara Desa Mekarjaya Kecamatan Tarogong Kaler dan Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong pada laga 18 besar Liga Desa Kabupaten Garut Tahun 2022, yang dilaksanakan di Stadion Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (11/6/2022).

Pertandingan antara Desa Mekarjaya Kecamatan Tarogong Kaler dan Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong pada laga 18 besar Liga Desa Kabupaten Garut Tahun 2022, yang dilaksanakan di Stadion Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (11/6/2022).

WARTA GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan, membuka resmi _kick off_ 18 Besar Liga Desa Kabupaten Garut Tahun 2022 bertajuk #Piala3Pilar, di Stadion Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (11/6/2022). Secara simbolis, Bupati Garut menyerahkan bola kepada Ketua Askab PSSI Garut, irudin Latif.

Dalam sambutannya, Bupati Garut meyakini, kompetisi liga desa merupakan salah satu cara untuk menjaring generasi Kabupaten Garut untuk menjadi generasi pemain sepak bola andalan nasional.

Ia juga merasa percaya diri, menyusul akan segera memiliki stadion megah yang bisa menampung ribuan penonton, yaitu Stadion RAA Adiwijaya.

“Insya Allah Hari Ulang Tahun Kabupaten Garut yang ke-210 Pemerintah Kabupaten Garut akan menyediakan anggaran untuk mengundang juara Liga 1 tahun 2021-2022 kemarin untuk bertanding juara 1nya dengan Persib Full dibiayai oleh APBD di stadion Kanjeng Dalem (Adiwijaya),” ujar Bupati Garut.

Bupati Garut berharap Liga Desa mampu membangkitkan gairah bagi persepakbolaan di Kabupaten Garut. Apalagi, kini sepakbola menjadi salah satu industri olahraga yang dituju oleh berbagai orang karena transfer pemainnya bisa mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah.

Selain itu, Rudy juga berharap ada tim dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Garut maupun dari Persigar untuk mengamati para pemain yang bermain di Liga Desa ini.

“Tentu saya berharap selain daripada ada pengembangan minat dari desa-desa, juga ada tim baik dari PSSI maupun dari Persigar yang dapat melihat dan tentu memperhatikan mereka yang bermain baik selama Liga Desa,” harapnya.

Baca juga   Inilah Fakta Keren Sirkuit  Mandalika, Yang Bikin Malaysia  Ketar-Ketir

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Garut, Amirrudin Latief, mengklaim, liga desa ini adalah sebuah kompetisi yang paling berat di dunia, karena memiliki tingkat kerawanan yang luar biasa, gesekan antar pemain yang luar biasa, dan juga sarana prasaran di tiap-tiap zona yang belum memenuhi standar pertandingan

“Namun demikian PSSI Kabupaten Garut tetap berupaya semaksimal mungkin untuk selalu menggelorakan iklim sepak bola yang kondusif di Kabupaten Garut,” ungkap Amir.

Ia memaparkan, iklim sepakbola yang kondusif di Kabupaten Garut bukan hanya pekerjaan dari PSSI semata, melainkan semua pihak bisa berperan untuk menciptakan iklim yang kondusif tadi.

“Karena dengan iklim sepak bola yang baik dan kondusif, tentunya pembinaan ke depan akan semakin baik, dengan pembinaan yang semakin baik tentunya ke depan akan muncul bibit-bibit baru dari Kabupaten Garut yang bisa mentas di ajang nasional, itulah harapan kami dari PSSI Kabupaten Garut,” paparnya.

Berkaitan dengan adanya keributan dari salah satu pertandingan yang ada di Liga Desa Tahun 2022 ini, lanjut Amir, pihaknya melalui komite disiplin PSSI langsung mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi terhadap pelanggaran sesuai statuta atau peraturan yang ada.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Liga Desa Kabupaten Garut Tahun 2022, Wahyudin Somantri, menjelaskan, liga desa ini diikuti oleh 200 desa dan 18 kelurahan yang tersebar di Kabupaten Garut, di mana sebelum menembus 18 besar ini, pihaknya telah melaksanakan babak kualifikasi yang dimulai dari tanggal 9 Mei 2022 hingga 5 Juni 2022 di 8 zona dengan jumlah pertandingan sebanyak 303 laga.

Baca juga   Pemkab Garut, Pastikan Pelaksanaan Porkab Garut, dilaksankan Oktober 2021

“Babak penyisihan tiap zona menggunakan sistem setengah kompetisi dengan tiap group berisi 3 tim, dan di babak 16 besar di tingkat kabupaten menggunakan sistem gugur, dan untuk babak 16 tingkat kabupaten dilaksanakan di Stadion Jayaraga,” jelasnya.

Dalam acara ini, berlangsung pertandingan antara Desa Mekarjaya Kecamatan Tarogong Kaler dan Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong, yang dimenangkan oleh Desa Mekarjaya melalui babak adu _pinalty_ dengan skor akhir 4-3.

Berikut 18 besar dari Liga Desa Kabupaten Garut Tahun 2022 :

1. Desa Haur Panggung Kecamatan Tarogong Kidul

2. Desa Mekarjaya Kecamatan Tarogong Kaler

3. Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul

4. Desa Sukamanah Kecamatan Bayongbong

5. Desa Sukarasa Kecamatan Samarang

6. Desa Sukawargi Kecamatan Cisurupan

7. Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan

8. Desa Mekarwangi Kecamatan Sukawening

9. Desa Ciburial Kecamatan Leles

10. Desa Karangmulya Kecamatan Kadungora

11. Desa Limbangan Barat Kecamatan Blubur Limbangan

12. Desa Simpeun Kaler Kecamatan Blubur Limbangan

13. Desa Padasuka Kecamatan Cikajang

14. Desa Cibodas Kecamatan Cikajang

15. Desa Purbayani Kecamatan Caringin

16. Desa Margalaksana Kecamatan Bungbulang

17. Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet

18. Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong

Share :

Baca Juga

Olahraga

Kompetisi Bola Voli Merah Putih Kapolres Cup, Jadi Agenda Rutin Tahunan

Olahraga

Camat Tarogong Kidul Berikan Reward Kepada  Atlet Porkab Garut

Olahraga

Kesebelasan Cilawu Juara Sepakbola Porkab Garut 2021

Olahraga

Inilah Reaksi Asnawi Saat Diperpanjang Kontraknya Ansan Greeners FC

Olahraga

Pemkab Garut, Akan berikan Hadiah Sarana Olahraga

Olahraga

Rahmah Fadlilah Sumbang Emas untuk Kecamatan Cisurupan

Olahraga

Kejurnas Balap Sepeda ICF Nasional Championship Diikuti 400 Atlet

Olahraga

Porkab Garut, Bisa Dukung Pelaksanaan Porprov Jabar 2022