WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, H. Aceng Malki atau yang akrab disapa Ceng Dewan, memberikan apresiasi tinggi kepada Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, yang berhasil meraih Juara III kategori Desa dalam ajang Mandaya Award 2025 yang digelar oleh Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, H. Muhaimin Iskandar, di Ballroom Plaza Jamsostek, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025).
“Saya merasa bangga dan terharu. Ini bukti nyata bahwa desa-desa di Garut memiliki potensi besar untuk berinovasi dan berprestasi di tingkat nasional,” ujar Ceng Malki, melalui rilis kepada WartaGarut.com, pada Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, keberhasilan Desa Karyamukti tidak hanya membanggakan Garut, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Barat dalam menerapkan inovasi teknologi untuk kemajuan masyarakat.
“Smart farming yang dikembangkan Desa Karyamukti adalah langkah luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat desa mampu beradaptasi dengan era digital tanpa meninggalkan akar pertaniannya,” tambahnya.
Ceng Dewan menilai inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang diterapkan dalam sistem pertanian cerdas menjadi bukti konkret bahwa transformasi digital di sektor pertanian pedesaan bisa diwujudkan.
Menurutnya, langkah ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang menekankan kemandirian pangan dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
Ia juga mengapresiasi Kepala Desa Karyamukti, Widya Heru Kartika, beserta seluruh perangkat dan masyarakat yang telah bekerja keras menjalankan berbagai program pemberdayaan hingga berhasil meraih pengakuan nasional.
“Ini hasil kerja bersama. Saya berharap prestasi ini tidak berhenti di penghargaan, tapi menjadi semangat baru untuk terus berinovasi, melayani, dan memberdayakan masyarakat,” tegasnya.
Ceng Malki juga menegaskan bahwa DPRD Jawa Barat, khususnya Komisi V, akan terus mendorong lahirnya inovasi serupa di berbagai daerah.
Ia menyebut Mandaya Award menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas lokal — dalam membangun desa yang maju dan mandiri.
“Desa Karyamukti telah memberi contoh bahwa digitalisasi bukan hanya milik kota besar. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, desa pun bisa jadi motor kemajuan bangsa,” tutupnya. ***












