DLH Garut Resmi Hentikan Pengiriman Sampah dari Bandung

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut,Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut,Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T.

WARTAGARUT.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut secara resmi menyatakan bahwa pengiriman sampah dari Kota Bandung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pasir Bajing telah dihentikan.

 Keputusan ini ditegaskan setelah audiensi yang melibatkan komponen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di bawah koordinasi LSM RAGAP, yang mendesak penghentian kerja sama tersebut.

Kepala DLH Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menjelaskan bahwa penghentian pengiriman sampah dari Bandung sebenarnya telah dilakukan secara nonformal sejak 28 Januari 2024 atas arahan Penjabat (Pj) Bupati Garut.

 “Sebenarnya kita sudah melakukan penghentian secara nonformal sesuai arahan Pak Pj Bupati pada tanggal 28. Sehingga sejak 29 Januari pengiriman sampah dari Bandung itu sudah dihentikan,” ujar Jujun, Jumat (31/1/2025), usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Pengelolaan Sampah di Kantor Bappeda Garut.

Jujun menambahkan, keputusan ini kini telah diperkuat dengan surat resmi yang ditandatangani dirinya serta diketahui oleh Pj Bupati Garut. 

Dengan penghentian ini, Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kota Bandung dan Kabupaten Garut terkait pengiriman sampah ke TPA Pasir Bajing dinyatakan berakhir.

“Kami memperkuat keputusan tersebut dengan surat resmi yang ditandatangani saya dan diketahui oleh Pak Pj Bupati. Dengan ini, secara langsung PKS dinyatakan berakhir,” tegasnya.

Jujun juga mengakui bahwa polemik yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi bahan evaluasi bagi DLH Garut dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah di daerahnya. 

“Ke depan, ini menjadi evaluasi bagi kami di Dinas Lingkungan Hidup untuk bisa mengelola sampah di Kabupaten Garut dengan lebih baik,” tandasnya.

Keputusan ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk aktivis lingkungan dan masyarakat yang sebelumnya mempertanyakan dampak sampah dari Bandung terhadap kapasitas dan kondisi TPA Pasir Bajing. Dengan penghentian ini, DLH Garut diharapkan dapat fokus pada pengelolaan sampah lokal yang lebih efektif dan berkelanjutan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Mutasi Polri Mei 2026: 9 Kapolda Diganti, Jawa Barat hingga NTB Resmi Punya Pimpinan Baru
Putri Karlina Turun Langsung Tertibkan PKL di Kawasan Pemda Garut, Larang Jual-Beli Lapak
Beban Infrastruktur Disorot! Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Jadi Jalan Provinsi, Garut Diuntungkan
Krisis Energi Mengancam! Bupati Garut Temui Dewan Energi Nasional, EBT Jadi Solusi Masa Depan
Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi
Meski Kinerja Naik, Bupati Garut Tegaskan PDAM Tirta Intan Masih Punya PR Besar
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Garut Ungkap Rata-rata Lama Sekolah di Garut Baru 7,86 Tahun
Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren
Berita ini 1,385 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:45 WIB

Mutasi Polri Mei 2026: 9 Kapolda Diganti, Jawa Barat hingga NTB Resmi Punya Pimpinan Baru

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:41 WIB

Putri Karlina Turun Langsung Tertibkan PKL di Kawasan Pemda Garut, Larang Jual-Beli Lapak

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:13 WIB

Beban Infrastruktur Disorot! Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Jadi Jalan Provinsi, Garut Diuntungkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:49 WIB

Krisis Energi Mengancam! Bupati Garut Temui Dewan Energi Nasional, EBT Jadi Solusi Masa Depan

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:20 WIB

Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!