DPPKBPPPA Wisuda 100 Perempuan Garut Peserta Program Sekoci, Pada Hari Ibu ke–93,

- Jurnalis

Rabu, 22 Desember 2021 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Wisuda Program Sekoper Cinta Kabupaten Garut Lulusan Angkatan Ketiga Tahun 2021 yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (22/12/2021). (Foto : Diskominfo Garut).

Prosesi Wisuda Program Sekoper Cinta Kabupaten Garut Lulusan Angkatan Ketiga Tahun 2021 yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (22/12/2021). (Foto : Diskominfo Garut).

GARUT, Tarogong Kidul – Bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut, sebanyak 100 perempuan yang berasal dari Kelurahan Kota Wetan dan Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, mengukuti prosesi wisuda untuk program Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoci atau lebih dikenal dengan Sekoper Cinta) angkatan ke–3 Tahun 2021 tingkat Kabupaten Garut, Rabu (22/12/2021).

Kepala Dinas PPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, mengatakan prosesi wisuda kali ini bertepatan dengan momentum Hari Ibu ke–93 yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Pihaknya belum bisa melaksanakan program Sekoper Cinta ini secara luas. Meski demikian, setiap tahun rutin mewisuda 100 perempuan yang mengiktui program yang diinisiasi oleh Istri Ibu Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya ini.

“Jadi kita belum ke kecamatan dan desa-desa yang secara menyebar dilakukan di setiap tahunnya, tetapi untuk 1 tahun sekali kita melakukan sekolah atau sekoci sekoper cinta untuk 100 perempuan. Dan hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Ibu yang ke 93 kita mau wisuda 100 wisudawan ibu-ibu perempuan untuk diberdayakan,” ujar Yayan.

Ia menilai dengan program ini para kaum perempuan diberdayakan, karena menurutnya perempuan yang berdaya, maka anaknya akan terlindungi, keluarganya akan menjadi keluarga yang berketahanan, dan juga menjadi keluarga yang secara lahir sehat wal afiat dan bahagia secara batin.

“Jadi peranan (perempuan) sangat penting untuk menciptakan kerukunan dalam berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara. Insyaallah akan menjadi pendamping pendorong mitra, teman, sahabat untuk saling berbagi dengan keluarga dan anggotanya,” ucapnya.

Yayan berpesan kepada para wisudawati yang hari ini lulus program Sekoper Cinta, agar bisa menjadi perempuan yang berdaya, hebat, menjadi mitra suami, pelindung anak-anak, menjadi guru dan sahabat bagi anak-anaknya.

“Pesan-pesan singkat terhadap para wisudawati, jadilah menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, jadilah menjadi perempuan-perempuan yang hebat, jadilah menjadi perempuan-perempuan yang mandiri menjadi mitra suami, menjadi pelindung pengayom bagi anak-anaknya, menjadi guru, menjadi sahabat, menjadi teman bagi setiap anggota keluarga, sehingga bisa dirasakan dalam kehidupan rumah tangganya, rumah tangga yang sesuai dengan harapan pasangan suami istri dan anggota-anggotanya,” pesannya.

Yayan juga berharap para wisudawati bisa menjadi pionir atau contoh bagi perempuan-perempuan sebaya yang ada di daerahnya, sehingga bisa menghasilkan perempuan-perempuan yang berdaya.
“Mereka harus menjadi pionir harus menjadi contoh, harus menjadi model, harus menjadi pendidik sebaya bagi perempuan-perempuan yang lainnya, menjadi konselor sebaya bagi kaum-kaum perempuan dan ibu-ibu yang lainnya, mereka satu tetapi bisa menghasilkan 10 (atau) 100 (perempuan berdaya),” harapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta yang mengikuti prosesi wisuda Sekoper Cinta hari ini, Sinta Amelia, mengungkapkan, dirinya beserta para wisudawati yang lainnya, banyak mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari program ini. Seperti pembelajaran terkait cara mendidik anak yang beda usia, terkait kesehatan lingkungan, dan juga masih banyak lagi yang lainnya.

“(awal belajar) Bulan Agustus, itu kan pembelajarannya 8 kali pertemuan setiap hari Selasa, jadi seminggu sekali, kita 8 kali pertemuan dari bulan Agustus sampai bulan September minggu kedua. Harapannya mudah-mudahan ibu-ibu yang telah mengikuti pelatihan Sekoper Cinta, ilmu yang didapat dari pelatihan Sekoper Cinta bisa diterapkan dalam dirinya sendiri khususnya, umumnya bisa diterapkan di wilayahnya masing-masing.” tandasnya.

Para peserta dari Program Sekoper Cinta ini sendiri, mendapatkan materi dan juga pembelajaran 10 fasilitator, yang terdiri dari pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan, dan juga dari Bidang Pemberdayaan Perempuan DPPKBPPPA Garut.

Berita Terkait

Jujun Juansyah Nurhakim: Aksi Bersih-Bersih Sungai Cikendi sebagai Langkah Awal Menuju Kebersihan Berkelanjutan
Kabid PIAK Disdukcapil Garut Ungkap Penurunan Jumlah DPT dan Upaya Perekaman Massal Jelang Pilkada 2024
KPU Kabupaten Garut Tetapkan 50 Calon Terpilih Anggota DPRD
MUI Tarogong Kidul Gelar Raker Bahas Penguatan Amaliyah Zakat, Prosedur Kurban, dan Pilkada Garut 2024
Kepala Kemenag Garut H Saepulloh: Kloter 59 Calon Jamaah Haji Garut Akan Berangkat Bersama Calhaj Kota Bogor
DLH Kabupaten Garut Gelar Serangkaian Kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Garut: Implementasi Program Garut Zero Waste dan Eco Office untuk Masa Depan Berkelanjutan
BEM KBM IPI Garut Gelar Diskusi Publik Gagasan Bakal Calon Bupati untuk Guru 5 Tahun ke Depan
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:07 WIB

Jujun Juansyah Nurhakim: Aksi Bersih-Bersih Sungai Cikendi sebagai Langkah Awal Menuju Kebersihan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juli 2024 - 21:20 WIB

Kabid PIAK Disdukcapil Garut Ungkap Penurunan Jumlah DPT dan Upaya Perekaman Massal Jelang Pilkada 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 06:25 WIB

KPU Kabupaten Garut Tetapkan 50 Calon Terpilih Anggota DPRD

Sabtu, 8 Juni 2024 - 21:52 WIB

MUI Tarogong Kidul Gelar Raker Bahas Penguatan Amaliyah Zakat, Prosedur Kurban, dan Pilkada Garut 2024

Kamis, 6 Juni 2024 - 21:25 WIB

Kepala Kemenag Garut H Saepulloh: Kloter 59 Calon Jamaah Haji Garut Akan Berangkat Bersama Calhaj Kota Bogor

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:38 WIB

DLH Kabupaten Garut Gelar Serangkaian Kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:23 WIB

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Garut: Implementasi Program Garut Zero Waste dan Eco Office untuk Masa Depan Berkelanjutan

Senin, 20 Mei 2024 - 20:49 WIB

BEM KBM IPI Garut Gelar Diskusi Publik Gagasan Bakal Calon Bupati untuk Guru 5 Tahun ke Depan

Berita Terbaru

PORKAB Garut 2024 Siap Digelar, Persiapan Capai 90 Persen

Olahraga

PORKAB Garut 2024 Siap Digelar, Persiapan Capai 90 Persen

Selasa, 9 Jul 2024 - 16:07 WIB