Efisiensi Anggaran! Pemkab Garut Batasi Perayaan HJG 2025, Acara Dilaksanakan Secara Daring

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Efisiensi Anggaran! Pemkab Garut Batasi Perayaan HJG 2025, Acara Disiarkan Online

Efisiensi Anggaran! Pemkab Garut Batasi Perayaan HJG 2025, Acara Disiarkan Online

WARTAGARUT.COM  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memastikan perayaan Hari Jadi Garut (HJG) tahun 2025 akan dilaksanakan secara sederhana dan khidmat. 

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025

Oleh karena itu perayaan hari jadi kabupaten Garut akan dilaksanakan secara sederhana, hal itu disampaikan oleh Asda III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, usai Rapat persiapan HJG ke 212 di Pendopo Pamengkang pada Senin, 10 Februari 2025.

“Pak PJ Bupati (Barnas Adjidin) ingin mengikuti arahan pemerintah pusat untuk merayakan Hari Jadi Garut secara sederhana,”jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa Inpres Nomor 1 Tahun 2025, Ini sejalan dengan amanat Perda No. 30 Tahun 2011 Pasal 4 Ayat 2 yang menyatakan bahwa perayaan Hari Jadi Garut, dilaksanakan secara khidmat dan sederhana.

Budi Gan Gan menambahkan, perayaan tahun ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Hanya 15 orang yang diundang secara langsung ke Pendopo, termasuk Forkopimda (4 orang), PJ Bupati, Bupati terpilih, Wakil Bupati terpilih, Sekda, dan para asisten daerah.

“Tidak ada upacara seperti tahun sebelumnya, kita akan menyederhanakan perayaan ini sesuai dengan amanat Presiden terkait efisiensi anggaran,” ujarnya.

Selain itu, kata Ia, acara utama akan disiarkan secara daring melalui Zoom untuk menjangkau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, dan perwakilan desa. 

“Ini adalah bentuk efisiensi sekaligus memastikan semua pihak tetap bisa berpartisipasi meski dari jarak jauh,” tambah Budi.

Meski perayaan resmi dipangkas, menurut Ia, PJ Bupati Garut memberikan kelonggaran bagi komunitas atau masyarakat yang ingin mengadakan kegiatan sendiri seperti fetival diperbolehkan seama tidak menggunakn APBD.

“Mangga (silahkan), kalau itu diinisiasi dan dibiayai oleh masyarakat,” tegas Budi.

Namun, beberapa rangkaian acara tradisional seperti ziarah dan sidang paripurna tetap akan dilaksanakan. “Ziarah adalah keharusan berdasarkan Perda, sedangkan sidang paripurna akan dibatasi sekitar 100 orang,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut
PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban
Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut
Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H
BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026
Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:01 WIB

Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:57 WIB

Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:44 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!