Gabriel Magalhaes Menangis Usai Gagal Penalti, Arsenal Kandas di Final Liga Champions

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gabriel Magalhaes menangis usai gagal mengeksekusi penalti penentu saat Arsenal kalah dramatis dari PSG pada final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest

Gabriel Magalhaes menangis usai gagal mengeksekusi penalti penentu saat Arsenal kalah dramatis dari PSG pada final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest

WARTAGARUT.COMGabriel Magalhaes menjadi sorotan utama setelah Arsenal gagal meraih trofi Liga Champions usai kalah dramatis dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu, (30/5/2026).

Bek asal Brasil itu tak mampu menyembunyikan kesedihannya setelah menjadi penendang terakhir yang gagal mengeksekusi penalti dan memastikan kemenangan PSG.

Final Liga Champions berlangsung dengan tensi tinggi selama 120 menit.

Arsenal sempat berada di jalur kemenangan setelah unggul lebih dulu, namun PSG menunjukkan mental juara dengan bangkit dan memaksa pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti.

Kegagalan Gabriel Magalhaes menjadi momen paling emosional dalam laga yang menyita perhatian jutaan pecinta sepak bola dunia.

Air mata sang bek langsung pecah sesaat setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang.

Drama Adu Penalti Hancurkan Mimpi Arsenal

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal.

Arsenal berhasil membuka keunggulan melalui gol cepat Kai Havertz yang membuat pendukung The Gunners optimistis membawa pulang gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan. Pada babak kedua, Cristhian Mosquera melakukan pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Ousmane Dembélé yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan kedudukan.

Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir dan tidak berubah sepanjang babak tambahan.

Baca Juga :  Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti yang penuh tekanan.

Arsenal sebenarnya masih memiliki peluang setelah David Raya melakukan penyelamatan penting terhadap tendangan Nuno Mendes.

Penyelamatan tersebut sempat membangkitkan harapan kubu London Utara.

Namun momentum berubah ketika Eberechi Eze gagal menjalankan tugasnya.

Tendangan gelandang yang didatangkan dari Crystal Palace itu melenceng setelah melakukan ancang-ancang khas dengan jeda sebelum menembak bola.

Gabriel Magalhaes Jadi Penentu, Namun Berakhir Tragis

Situasi semakin sulit ketika PSG unggul 5-4 dalam rangkaian adu penalti.

Gabriel Magalhaes kemudian maju sebagai penendang kelima Arsenal dengan beban besar di pundaknya.

Sang bek wajib mencetak gol untuk menjaga asa Arsenal tetap hidup.

Namun tekanan besar tampaknya memengaruhi konsentrasinya.

Tendangan Gabriel justru melayang jauh di atas mistar gawang.

Bola yang keluar lapangan itu sekaligus memastikan PSG keluar sebagai juara Eropa dan memupus impian Arsenal mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.

Tak lama setelah kegagalan tersebut, Gabriel terlihat menangis di atas lapangan.

Rekan-rekan setimnya langsung berusaha memberikan dukungan moral agar sang pemain tidak larut dalam kesedihan.

Marquinhos Tunjukkan Sportivitas di Tengah Euforia PSG

Di tengah pesta kemenangan PSG, muncul momen yang mendapat banyak perhatian publik.

Kapten PSG, Marquinhos, menjadi salah satu pemain pertama yang menghampiri Gabriel Magalhaes.

Keduanya merupakan rekan satu tim di Tim Nasional Brasil.

Baca Juga :  Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez

Marquinhos tampak memberikan pelukan dan kata-kata penghiburan kepada Gabriel yang masih terpukul akibat kegagalannya.

Aksi tersebut mendapat apresiasi luas karena menunjukkan sportivitas dan solidaritas antarpemain meski berada di kubu yang berbeda dalam laga sebesar final Liga Champions.

Di sisi lain, sejumlah pemain serta staf Arsenal juga bergantian memberikan dukungan kepada Gabriel.

Manajer Mikel Arteta bahkan terlihat mendatangi Eberechi Eze yang terduduk di lapangan dengan kepala tertunduk setelah gagal mengeksekusi penalti.

Arsenal Dapat Dukungan Penuh dari Suporter

Meski gagal mengangkat trofi impian, Arsenal tetap mendapatkan dukungan luar biasa dari para suporternya.

Setelah pertandingan berakhir, Gabriel Magalhaes terlihat mengangkat kedua tangannya ke arah tribun pendukung Arsenal sebagai bentuk permintaan maaf atas kegagalannya.

Respons para suporter justru menyentuh hati. Ribuan pendukung The Gunners tetap bertahan di stadion dan memberikan tepuk tangan panjang kepada para pemain yang telah berjuang hingga detik terakhir.

Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa Arsenal memang gagal meraih gelar Liga Champions musim ini, tetapi mereka berhasil menunjukkan daya juang dan semangat yang membuat para penggemarnya tetap bangga.

Bagi Gabriel Magalhaes, malam di Budapest akan menjadi salah satu momen paling berat dalam kariernya.

Namun dukungan rekan setim, pelatih, dan suporter dapat menjadi modal penting untuk bangkit dan kembali mengejar mimpi membawa Arsenal meraih kejayaan Eropa pada musim-musim mendatang.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool
Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest
Persija vs Brisbane Roar Malam Ini: Link Live Streaming dan Cara Nonton
Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez
Rupiah Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS, Naik 0,75 Persen
Inter Miami Keok 1-2 dari Toronto FC, Gol Larut Lionel Messi Tak Selamatkan Tuan Rumah
Debut Manis Jose Mourinho, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol
Persib vs Bali United: 3 Momen Unik yang Warnai Drama 3-2

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Persija vs Brisbane Roar Malam Ini: Link Live Streaming dan Cara Nonton

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:01 WIB

Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS, Naik 0,75 Persen

Berita Terbaru