WARTAGARUT.COM – Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi koperasi di Kabupaten Garut.
Dekopinda Garut menegaskan, koperasi tidak cukup hanya bertambah jumlahnya, tetapi harus semakin sehat, profesional, modern, dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Garut, Dr. Ir. H. Tendy Kusmayadi, M.P., saat Tasyakur Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 bertema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” di Kantor Dekopinda Garut, Selasa (28/7/2026).
“Hari Koperasi bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum memperkuat kembali peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” ujar Tendy.
Menurutnya, tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” mencerminkan tekad menjadikan koperasi lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk melalui penguatan tata kelola, digitalisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar.
Hari Koperasi Dorong Koperasi Garut Lebih Modern
Tendy menilai Kabupaten Garut memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, pariwisata, hingga industri kreatif.
Karena itu, koperasi diharapkan menjadi wadah bersama bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, pengrajin, dan generasi muda dalam meningkatkan produktivitas serta nilai tambah produk daerah.
“Koperasi harus menjadi rumah bersama yang mampu memperkuat produktivitas, memperluas pemasaran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” katanya.
Ia menambahkan, koperasi juga perlu memanfaatkan teknologi digital agar pelayanan kepada anggota maupun pemasaran produk menjadi lebih efektif dan kompetitif.
Hari Koperasi Jadi Momentum Kolaborasi
Selain mengangkat semangat transformasi, rangkaian Hari Koperasi tahun ini juga diisi berbagai kegiatan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Di antaranya pelatihan peningkatan kapasitas anggota koperasi, pelatihan penyusunan laporan keuangan, donor darah, khitanan massal, hingga bazar produk koperasi dan UMKM.
“Peringatan Hari Koperasi jangan berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum ini harus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan optimisme membangun koperasi yang maju,” ungkap Tendy.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, serta masyarakat terus diperkuat agar koperasi mampu menjadi pilar utama ekonomi daerah sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar