WARTAGARUT.COM – Menyikapi adanya aksi unjuk rasa dari buruh se-Kabupaten Garut dan aksi solidaritas bela Palestina, Kepolisian Resor Garut (Polres Garut) akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama aksi berlangsung.
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, menyampaikan kebijakan ini melalui Kasat Lantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, SAP.
Menurutnya, rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. Jalan-jalan yang terdampak meliputi Jalan Patriot, Jalan Pembangunan di sekitar kantor Pemda, dan DPRD Kabupaten Garut.
“Akan ada penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di beberapa titik. Jalan-jalan tertentu akan dialihkan ke jalur alternatif. Ini merupakan langkah yang diambil untuk menjamin keberlangsungan aksi unjuk rasa dan memberikan ruang bagi peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya,” ungkap Iptu Aang Pada Senin (27/11/2023) pagi.
Kasat Lantas juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Garut akibat penutupan jalan.
“Rekayasa ini dilakukan demi kepentingan bersama, yaitu untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama aksi berlangsung,” tambahnya.
Pihak kepolisian berharap agar masyarakat dapat memahami dan mendukung langkah ini demi terwujudnya kondisi yang aman dan tertib selama aksi unjuk rasa.
Kesadaran dan kerjasama dari seluruh pihak diharapkan dapat memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan damai dan terkendali.(soni)***













