WARTAGARUT.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut bersama Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat menggelar acara pepeling shodaqoh alam dengan aksi nyata penanaman pohon di lahan reklamasi tambang CV. Bumi Pasir Makmur, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (11/9/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Kemenag Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajaran pejabat, Forkopincam Leles, DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV, Dinas Kehutanan, Kapolsek Leles, hingga pimpinan dan karyawan CV. Bumi Pasir Makmur.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari membumikan konsep ekoteologi dalam kehidupan nyata. Bahkan calon pengantin pun diajak ikut serta agar pesan cinta lingkungan ini melekat sejak awal membina rumah tangga,” ujar Dr. H. Saepulloh.
Acara ini juga menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 182 Tahun 2025 tentang gerakan penanaman 1 juta pohon matoa.
Gerakan tersebut mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden poin ke-8 tentang Ekoteologi, yang sejalan dengan program prioritas Kemenag RI.
Menurut H. Saepulloh. gerakan ini bukan hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga menyatukan nilai spiritual, sosial, dan ekologis dalam satu praktik nyata.
“Menanam pohon berarti kita menanam kebaikan untuk generasi masa depan. Nilai ini sangat relevan dengan spirit religius sekaligus tanggung jawab sosial kita,” ucapnya.
Dengan keterlibatan lintas lembaga, calon pengantin, hingga masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan bersama menjaga bumi sekaligus bentuk nyata shodaqoh alam.***
Penulis : Soni Tarsoni










