Kepala Kementerian Agama: Bimbingan Perkawinan Pranikah, Mewujudkan Keluarga Kokoh dan Tangguh di Kabupaten Garut

Selasa, 10 Oktober 2023 - 20:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kementerian Agama_ Bimbingan Perkawinan Pranikah, Mewujudkan Keluarga Kokoh dan Tangguh di Kabupaten Garut

Kepala Kementerian Agama_ Bimbingan Perkawinan Pranikah, Mewujudkan Keluarga Kokoh dan Tangguh di Kabupaten Garut

WARTAGARUT.COM – Seksi Bimas Islam (Bimbingan Masyarakat Islam) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut telah menggelar kegiatan bimbingan perkawinan pranikah yang bertajuk “Mewujudkan Keluarga Kokoh, Melahirkan Keluarga Tangguh.” Acara ini berlangsung di Aula MAN 5 GARUT pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., mengungkapkan pentingnya proses perkawinan dalam kehidupan manusia. 

Menurut Kepala Kemenag Garut, bahwa ada tahapan proses yang dilewati seorang manusia, yakni, pertama, manusia dilahirkan (diciptakan) untuk beribadah kepada Allah SWT. 

Baca Juga :  Klasemen Premier League Usai Man Utd vs Man City 0-1

Berikutnya Kedua, menurut H. Saepulloh, Manusia menjalani proses kehidupan yang mencakup hubungan berpasangan, dan pernikahan merupakan salah satu fitrah manusia yang harus dijalani. 

Ia Pernikahan adalah perjanjian agung dan istimewa. Ini adalah penyatuan komitmen antara dua karakter yang berbeda. Dan tahap terakhir, kematian.

“Jadi perjalanan manusia itu, kelahiran, kehidupan, dan kematian,”kata H. Saepulloh menjelaskan

H. Saepulloh mengungkapkan bahwa Pernikahan adalah amanah dalam menjalani kehidupan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Untuk menjalani pernikahan yang bahagia dan harmonis, H. Saepulloh menyebutkan tiga prinsip penting yang harus dipegang teguh: sabar, ikhlas, dan syukur.

Baca Juga :  Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

“Untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, diperlukan ketiga prinsip ini: sabar, ikhlas, dan syukur. Dengan memegang teguh nilai-nilai ini, kita dapat mewujudkan keluarga yang kokoh dan tangguh,” tambahnya.

Dalam kegiatan bimbingan perkawinan ini, para peserta diajak untuk memahami betapa pentingnya membangun pondasi yang kuat untuk kehidupan berumah tangga yang sejalan dengan nilai-nilai agama dan budaya. 

Semua ini adalah bagian dari upaya Kementerian Agama Kabupaten Garut untuk mendukung pembentukan keluarga yang berkualitas dan harmonis di masyarakat.(Soni)***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan
World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan
JADILAH GURU BERKEMAJUAN
Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan
MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi
Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi
MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:44 WIB

Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan

Jumat, 18 September 2026 - 17:08 WIB

World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Kamis, 17 September 2026 - 09:28 WIB

Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:36 WIB

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB