WARTAGARUT.COM – Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, S.Pd., yang turut menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, menilai prosesi Mapag Hurip hingga ziarah ke makam para Bupati terdahulu sebagai momentum strategis untuk memperkuat kesadaran sejarah di kalangan masyarakat.
Menurut Aris, refleksi sejarah tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, melainkan harus diterjemahkan dalam kebijakan dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat.
“Peringatan Hari Jadi Garut ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya para pemangku kebijakan, agar bekerja lebih sungguh-sungguh demi kemajuan Garut,” ujar Aris Munandar saat menghadiri angkaian upacara adat Mapag Hurip Gumiwang Ci Garut, prosesi Napak Darma Lingga Buana, hingga ziarah ke makam enam Bupati terdahulu pada Kamis (12/2/2026).
Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Garut siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan nilai-nilai perjuangan para leluhur dapat diwujudkan dalam program pembangunan yang berkelanjutan.
“Kita harus menjaga marwah sejarah Garut. Apa yang telah dirintis para pendahulu menjadi fondasi moral bagi kami di DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran,” tegasnya.
Aris juga mengajak generasi muda agar tidak melupakan akar sejarah daerahnya.
“Anak-anak muda Garut harus bangga dengan identitasnya. Sejarah adalah jati diri. Tanpa memahami sejarah, kita akan kehilangan arah dalam membangun masa depan,” pungkasnya.

















