WARTAGARUT.COM – Drs. KH. Atjeng Abdul Wahid resmi kembali menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut untuk masa khidmat 2025–2030. Pelantikan yang digelar di Pendopo Garut pada Sabtu, 24 Mei 2025 ini sekaligus menandai komitmen NU Garut untuk terus memperkuat basis kaderisasi.
Dalam keterangannya usai dilantik, KH. Atjeng mengungkapkan bahwa PCNU Garut telah melaksanakan 23 pelatihan kaderisasi, dengan capaian luar biasa: peringkat pertama peserta terbanyak se-Jawa Barat dalam pelatihan dasar Kader Penggerak NU.
“Alhamdulillah, dalam pelatihan dasar kader penggerak NU, Garut peringkat satu di Jawa Barat. Kalau Ketua PWNU sampai menyebut hijau kalau kita inisebut hijau tua,” ujar KH. Atjeng dengan semangat.
Menurutnya, Pelatihan pengkaderan ini merupakan kekuatan dan kesiapan NU Garut dalam melanjutkan estafet pengkaderan. Dari total 42 Majelis Wakil Cabang (MWC), sebanyak 55 persen sudah menggelar pelatihan dasar kaderisasi, dan sisanya ditargetkan tuntas di masa khidmat ini.
“InsyaAllah sisanya segera kami selesaikan. Sekarang lebih dianjurkan fokus ke pelatihan dasar. Kita sudah latih lebih dari 2.030 kader,” jelasnya.
KH. Atjeng Wahid juga mengapresiasi peran Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Bupati Garut yang telah memfasilitasi pelantikan di Pendopo. Ia berharap tempat tersebut bisa menjadi ruang kegiatan bagi warga NU dan juga ormas Islam lainnya.
“Terima kasih kepada Bupati Garut. Mudah-mudahan perhatian beliau dan semua pihak dicatat sebagai amal saleh,” ujarnya menutup sambutan.
Dengan semangat kaderisasi dan penguatan struktur hingga tingkat ranting, PCNU Garut di bawah kepemimpinan KH. Atjeng Wahid optimis melanjutkan perjuangan jam’iyyah dalam membangun Garut yang hebat yang berkeadaban, berilmu, dan religius.***
Penulis : Soni Tarsoni

















