WARTAGARUT.COM – Timnas Korea Selatan mengawali Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah menaklukkan Republik Ceko dengan skor 2-1 dalam laga Grup A.
Kemenangan ini terasa spesial karena Taegeuk Warriors tampil dominan hampir sepanjang pertandingan dan unggul dalam berbagai aspek statistik.
Berdasarkan data pertandingan, Korea Selatan mengontrol jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik Ceko.
Dominasi tersebut menjadi salah satu kunci kemenangan wakil Asia itu pada pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Selain meraih tiga poin penting, kemenangan ini membuat Korea Selatan langsung bersaing di papan atas klasemen Grup A bersama Meksiko yang sebelumnya mengalahkan Afrika Selatan.
Korea Selatan Mendominasi Sejak Awal
Sepanjang pertandingan, Korea Selatan tampil lebih agresif dibanding lawannya.
Tim yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman itu mencatatkan 15 tembakan, hampir dua kali lipat dibandingkan delapan percobaan milik Ceko.
Dari jumlah tersebut, tujuh tembakan Korea Selatan mengarah tepat ke gawang, sedangkan Ceko hanya mampu menghasilkan empat tembakan tepat sasaran.
Dominasi juga terlihat dalam distribusi bola. Korea Selatan mencatatkan 467 operan dengan tingkat akurasi mencapai 88 persen, jauh lebih baik dibanding Ceko yang hanya membukukan 302 operan dengan akurasi 70 persen.
Ceko Bertahan, Korea Selatan Terus Menekan
Sepanjang laga, Ceko lebih banyak berada di bawah tekanan.
Statistik menunjukkan Korea Selatan menguasai permainan dengan 62 persen penguasaan bola, sementara Ceko hanya 38 persen.
Meski demikian, pertahanan Ceko bekerja cukup keras untuk meredam serangan lawan.
Hal itu terlihat dari empat penyelamatan penting yang dilakukan penjaga gawang Ceko, sementara kiper Korea Selatan hanya mencatatkan satu penyelamatan sepanjang pertandingan.
Efektivitas Jadi Pembeda
Selain unggul dalam penguasaan bola, Korea Selatan juga lebih efektif dalam membangun serangan.
Sebanyak 414 operan akurat berhasil dicatatkan Korea Selatan, hampir dua kali lipat dibandingkan Ceko yang hanya menghasilkan 214 operan akurat.
Keunggulan ini membuat Korea Selatan lebih leluasa mengendalikan ritme permainan dan menciptakan peluang berbahaya.
Dari total 15 percobaan, tujuh di antaranya tepat sasaran dan berhasil menghasilkan dua gol kemenangan.
Duel Ketat dan Fisik
Walaupun kalah dalam penguasaan permainan, Ceko tetap memberikan perlawanan sengit.
Tim Eropa tersebut bahkan mencatatkan tujuh tekel sukses dengan tingkat keberhasilan 100 persen.
Sementara Korea Selatan melakukan tiga tekel sukses dari empat percobaan.
Pertandingan juga berlangsung cukup keras dengan total 23 pelanggaran yang terjadi. Ceko melakukan 15 pelanggaran, sedangkan Korea Selatan delapan pelanggaran.
Meski begitu, laga berlangsung relatif bersih karena hanya menghasilkan satu kartu kuning yang diterima pemain Korea Selatan tanpa adanya kartu merah.
Modal Berharga untuk Laga Berikutnya
Kemenangan 2-1 atas Ceko menjadi modal penting bagi Korea Selatan dalam persaingan Grup A Piala Dunia 2026.
Selain mengamankan tiga poin, performa dominan yang ditunjukkan Son Heung-min dan kawan-kawan memberi sinyal bahwa wakil Asia tersebut siap bersaing menghadapi lawan-lawan berikutnya.
Dengan statistik yang menunjukkan dominasi penguasaan bola, jumlah tembakan, serta akurasi operan yang tinggi, Korea Selatan layak disebut sebagai salah satu tim Asia yang patut diperhitungkan pada fase grup Piala Dunia 2026. **
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar