WARTAGARUT.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut bersama Pengurus Kabupaten Akuatik Indonesia meresmikan Al Mashduqi Invincible Swimsquad (AIS) sebagai klub renang terintegrasi dengan lembaga pendidikan formal, di Taman Air Cahaya Villa Cipanas, Garut, Jumat, 31 Januari 2026.
Kehadiran klub ini menandai langkah strategis dalam pembinaan atlet renang usia dini hingga remaja di Kabupaten Garut
Peresmian tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Garut Subhan Romansyah, SE., MM., Sekretaris Pengurus Kabupaten Akuatik Indonesia Agus Barkah, M.Si., Direktur Taman Air Cahaya Villa Edi, jajaran manajemen Al Mashduqi Islamic School, para pelatih, atlet, serta orang tua siswa.
Wakil Direktur III Al Mashduqi Islamic School Garut, Muchtar Arifin, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa embrio AIS telah terbentuk sejak 2024 melalui kegiatan ekstrakurikuler renang di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga MA Unggulan.
“Pada 31 Januari 2026 ini, Al Mashduqi Invincible Swimsquad resmi hadir sebagai transformasi ekstrakurikuler renang yang lebih modern, profesional, dan berorientasi prestasi,” ujar Muchtar.
Ia menambahkan, pendirian klub ini merupakan respons atas meningkatnya capaian prestasi santri Al Mashduqi dalam berbagai kejuaraan renang, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Pengurus Kabupaten Garut Akuatik Indonesia, Agus Barkah, M.Si., yang hadir mewakili Ketua Pengurus Kabupaten Garut Dr. Agus Ismail, M.T. Menurutnya, AIS memiliki keunikan tersendiri dibandingkan klub renang lainnya di Garut.
“Dari hampir 20 klub renang di bawah naungan Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, hanya AIS yang terintegrasi langsung dengan sekolah formal. Ini membuktikan bahwa ekstrakurikuler mampu mendorong lahirnya cabang olahraga unggulan,” kata Agus Barkah dalam sesi motivasi.
Ia optimistis AIS mampu menjadi motor penggerak peningkatan prestasi renang daerah.
“Saya yakin Al Mashduqi bisa terus berakselerasi dan membangun prestasi olahraga di Kabupaten Garut,” tambahnya.

Ketua Umum KONI Garut, Subhan Romansyah, SE., MM., menegaskan bahwa AIS tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan teknik renang, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter atlet.
“Karena lahir dari lembaga pendidikan, AIS memiliki nilai tambah dalam membentuk atlet yang menjunjung sportivitas, cinta tanah air, dan memiliki daya juang tinggi,” tegas Subhan.
Sementara itu, Ketua Al Mashduqi Invincible Swimsquad, Wulan Sari, S.Pd., menyampaikan bahwa saat ini klub tersebut telah membina puluhan atlet dari berbagai kelompok usia.
“Hingga saat ini, anggota kami berjumlah sekitar 70 anak, mulai dari usia TK, SD, SMP, hingga SMA. Mereka didampingi sembilan pelatih berlisensi, dengan jadwal latihan yang disesuaikan dengan jenjang masing-masing,” jelas Wulan.
Ia berharap AIS dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi bibit-bibit unggul atlet renang.
“Kami berharap AIS menjadi kawah candradimuka bagi atlet muda, sehingga mampu melahirkan perenang berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Dengan diresmikannya Al Mashduqi Invincible Swimsquad, Al Mashduqi Islamic School Garut menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang seimbang antara akademik, karakter, dan prestasi olahraga.
Melalui program ini, sekolah berharap dapat mencetak generasi atlet renang yang tangguh, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.***
Penulis : Soni Tarsoni
















