WARTAGARUT.COM – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut melaksanakan halal bihalal sekaligus pelantikan badan kelengkapan dan unit kegiatan masa bakti 2026-2031 di Pendopo Garut, Kamis (16/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kwarcab Garut mulai memperkuat organisasi melalui pembentukan pusat data, pusat pendidikan dan pelatihan, serta persiapan lomba life skill untuk siswa SD dan SMP.
Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Garut, Drs. Ade Hendarsyah, M.M mengatakan ada dua agenda penting yang menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.
Pertama, pelantikan badan kelengkapan dan unit kegiatan di bawah Kwarcab Garut, termasuk pembentukan Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) serta pusat data dan informasi.
Menurutnya, badan kelengkapan tersebut dibentuk untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan Pramuka, baik yang bersifat langsung di lapangan maupun kegiatan administratif.
“Salah satu yang kita bentuk adalah Pusdiklatcab dan pusat data informasi. Kita ingin memperkuat Kwartir Cabang, baik dalam pelaksanaan kegiatan maupun penguatan administrasi,” ujar Ade.
Ia menjelaskan, pusat data dan informasi akan mulai melakukan pendataan anggota Pramuka secara akurat, mulai dari golongan siaga, penggalang, penegak, pandega, hingga pembina dan pelatih.
Ade menilai selama ini masih banyak anggota Pramuka yang hanya bersifat pasif, sekadar mengenakan seragam setiap hari Sabtu tanpa memahami nilai dan tanggung jawab sebagai anggota Pramuka.
“Kita melihat selama ini seperti sel-sel pasif. Hari Sabtu pakai baju Pramuka, tetapi apakah benar memahami tanggung jawabnya sebagai anggota Pramuka? Mestinya dengan berpakaian Pramuka itu memiliki tanggung jawab dan bisa menjaga marwah pakaian kebesaran ini,” katanya.
Menurutnya, pendataan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun database keanggotaan Pramuka di Kabupaten Garut. Dari data itu, Kwarcab Garut nantinya akan lebih mudah merancang program penguatan pendidikan karakter.
“Mulai dari anggota muda sampai anggota dewasa, dari siaga, penggalang, penegak, pandega, pembina, sampai pelatih akan kita data. Mudah-mudahan dari situ kita bisa melanjutkan gerakan penguatan pendidikan karakter,” ucapnya.
Selain pendataan anggota, Kwarcab Garut juga menyiapkan program lomba life skill atau kecakapan hidup bagi anggota Pramuka tingkat SD dan SMP.
Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Garut selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), sekaligus hasil kerja sama Kwarcab Garut dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.
Ade mengatakan lomba tersebut akan menghadirkan berbagai keterampilan dasar Pramuka yang selama ini mulai jarang dikuasai siswa.
“Kita khawatir anak-anak sekarang mulai lupa mana simpul pangkal, simpul mati, dan tali temali dasar lainnya. Padahal itu keterampilan dasar yang harus dimiliki anggota Pramuka,” ujarnya.
Selain lomba tali temali dan pioneering, kegiatan juga akan mencakup cooking camp, menjahit, hingga pemasangan emblem bagi anggota Pramuka penggalang tingkat SD dan SMP.
Rencananya, lomba tingkat SMP akan dilaksanakan pada 21 April 2026, sedangkan lomba tingkat SD dijadwalkan pada 28 April 2026. Seluruh kegiatan akan dipusatkan di SOR RAA Adiwijaya Garut.
Ade menambahkan, Bupati Garut juga telah memberikan motivasi dan penguatan kepada jajaran Dinas Pendidikan agar program tersebut dapat berjalan maksimal.
“Alhamdulillah Pak Bupati memberikan penguatan dan motivasi kepada jajaran Dinas Pendidikan karena ini menjadi program bersama untuk memperkuat karakter anak-anak kita,” pungkasnya.
Penulis : Soni Tarsoni

















