Langka! Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H Bertepatan, Agustine Merdekawati Rajut Harmoni Kebersamaan di Garut

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langka! Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H Bertepatan, Agustine Merdekawati Rajut Harmoni Kebersamaan di Garut

Langka! Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H Bertepatan, Agustine Merdekawati Rajut Harmoni Kebersamaan di Garut

WARTAGARUT.COM – Momentum langka ketika perayaan Imlek 2577 Kongzili bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pada 2026 menjadi latar inisiatif Notaris/PPAT Dr. Agustine Merdekawati, S.H., M.Kn., M.I.Kom., M.AP., menggagas kegiatan bertajuk Harmoni Ramadhan dalam Balutan Toleransi dan Kebersamaan.

Kegiatan yangdihadiri oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, unsur Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh budaya, perbankan, hingga pelaku usaha dalam suasana persatuan lintas iman.

Dalam sambutannya, Agustine menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpulnya berbagai elemen masyarakat dari latar belakang keyakinan yang berbeda dalam suasana hangat dan penuh kebahagiaan.

Fenomena bertepatan antara Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Ramadan 1447 H disebut sebagai peristiwa istimewa yang jarang terjadi serta menciptakan harmoni budaya dan agama.

“Kehadiran kita di sini dari berbagai latar belakang keyakinan adalah bukti nyata bahwa persaudaraan kemanusiaan jauh lebih kuat dari perbedaan yang ada. Toleransi bukan artinya mencampuradukkan akidah, melainkan bagaimana kita saling memahami supaya bisa lebih lagi saling menghargai,” ujar Agustine dalam acara tersebut di i Hotel Harmoni Garut, Sabtu (28/2/2026).

Dekorasi bernuansa Imlek yang bersanding dengan atmosfer Ramadan dinilai menjadi simbol keindahan dalam kebhinekaan.

Agustine menegaskan, Kegiatan tersebut didedikasikan bukan sekadar sebagai pertemuan seremonial, melainkan ruang memperkuat fondasi persatuan di tengah masyarakat majemuk Kabupaten Garut.

“Di tengah dinamika zaman, kita diingatkan kembali bahwa modernisasi agama adalah kunci. Kita perlu merawat toleransi dengan bijak, tanpa kehilangan jati diri keyakinan masing-masing,” katanya.

Baca Juga :  Pilmapres Uniga 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Jadwal, dan Kesempatan Wakili Kampus ke Tingkat Nasional

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengapresiasi kegiatan kebersamaan lintas komunitas yang diinisiasi oleh Dr. Agustine Merdekawati sebagai wujud harmoni di Kabupaten Garut.

Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata persatuan dalam keberagaman serta sarat nilai kepedulian sosial. 

“Alhamdulillah, saya mengapresiasi kegiatan kebersamaan lintas komunitas yang diinisiasi Ibu Dr. Agustine Merdekawati. Ini contoh nyata harmoni dalam keberagaman di Kabupaten Garut.”

Syakur memperhatikan pelaksanaan momentum keagamaan secara inklusif, di mana perayaan Imlek dan Ramadan dirayakan bersama lintas warga. 

“Imlek dirayakan bersama dan warga Muslim turut hadir. Saat Ramadan, seluruh warga juga diundang. Ini menunjukkan kebersamaan di atas segala perbedaan.”

Kebersamaan dalam berbagai perayaan itu dinilai menunjukkan bahwa persatuan dapat berdiri kokoh di atas perbedaan.

“Kebersamaan seperti ini membuktikan bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk mempererat persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi turut diisi dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan kepada masyarakat. 

Aspek kepedulian sosial, menurutnya, menjadi perekat kuat dalam menjaga kesatuan antarwarga.

“Ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ada kewajiban sosial yang ditunaikan. Bantuan diberikan dan ada kepedulian nyata yang merekatkan kita dalam satu kesatuan.”

Lebih lanjut, Syakur menekankan pentingnya merawat suasana harmonis di tengah masyarakat Garut yang majemuk. 

Baca Juga :  Perumda Tirta Intan Garut Raih Opini WTP dari KAP, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan

Ia memastikan bahwa kondisi daerah tetap aman dan damai tanpa konflik antar keyakinan.

“Suasana harmonis seperti ini penting untuk terus dirawat, apalagi di tengah masyarakat yang majemuk.”

Bupati berharap semangat kebersamaan dan toleransi terus terjaga agar Garut tetap stabil serta mampu menjadi contoh kerukunan bagi daerah lain di Indonesia.

Partisipasi lintas komunitas terlihat dari kehadiran Ketua Vihara Dharma Loka Garut, perwakilan MUI, ormas Islam, tokoh gereja, pesantren, hingga budayawan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mempertegas komitmen bersama menjaga stabilitas daerah serta merawat hubungan antarumat beragama agar tetap harmonis.

Acara ini juga diisi rangkaian kegiatan mulai dari opening ceremony, kolaborasi etnik marawis dan barongsai, sambutan tokoh, tausiyah Ramadan, buka puasa bersama, pemberian bantuan sosial kepada masyarakat, door prize, hingga pertunjukan seni religi.

Kolaborasi marawis dan barongsai menjadi daya tarik tersendiri yang menggambarkan persenyawaan budaya dalam satu panggung kebersamaan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memuat aksi sosial berupa pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Nilai kepedulian sosial ditegaskan sebagai fondasi penting dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas daerah.

Momentum Harmoni Ramadhan 2026 menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan sumber perpecahan, melainkan warna yang memperkaya identitas bangsa.

Dalam suasana hangat kebersamaan, Garut kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan lintas agama.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Monitoring Pos Pelayanan Kesehatan Mudik Lebaran di Kadungora
Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Soroti Pentingnya Koordinasi Lintas Lembaga dalam Pengamanan Mudik
Jelang Mudik Lebaran, Wakapolda Jabar Cek Pos Terpadu Limbangan Garut
Wamendagri Apresiasi Garut, 46 Persen Anggaran Dialokasikan untuk Layanan Publik
Ramadhan Berkah, Legislator Jabar Aceng Malki Salurkan 500 Paket Sembako untuk Dhuafa di Bayongbong
Filantropi Menuju Pemerataan Kesejahteraan: Tradisi, Tantangan, dan Arah Kebijakan
Memaknai Zakat Fitrah: Menjaga Keseimbangan Ibadah kepada Allah dan Kepedulian Sosial
Perumda Tirta Intan Garut Raih Opini WTP dari KAP, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:16 WIB

Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Monitoring Pos Pelayanan Kesehatan Mudik Lebaran di Kadungora

Senin, 16 Maret 2026 - 20:58 WIB

Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Soroti Pentingnya Koordinasi Lintas Lembaga dalam Pengamanan Mudik

Senin, 16 Maret 2026 - 20:56 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Wakapolda Jabar Cek Pos Terpadu Limbangan Garut

Senin, 16 Maret 2026 - 20:24 WIB

Wamendagri Apresiasi Garut, 46 Persen Anggaran Dialokasikan untuk Layanan Publik

Senin, 16 Maret 2026 - 20:08 WIB

Ramadhan Berkah, Legislator Jabar Aceng Malki Salurkan 500 Paket Sembako untuk Dhuafa di Bayongbong

Berita Terbaru

error: Content is protected !!