WARTA GARUT – Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, melaksanakan Sidang Senat Terbuka Dalam rangka Wisuda Ke-XIX Program Sarjana Tahun 2023.
Acara Wisuda bertema : Memajukan Garut Mencerahkan Indonesia Dilaksanakan di Hotel Harmoni Jalan Cipanas Baru Nomor 78 Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Sabtu (18/3/2023).
Ketua STAIDA Muhammadiyah Garut Dr Agus Rahmat, MAg menuturkan, STAIDA Muhammadiyah Garut meluluskan 48 wisudawan dari lima program studi (Prodi) yakni, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Program Studi Agama-Agama.

Dr Agus menjelaskan, Tema Memajukan Garut Mencerahkan Indonesia
adalah sebuah afirmasi bahwa Muhammadiyah dengan Garut itu sudah senyawa dan sejiwa, karena satu sisi Muhammadiyah diterima di Garut dalam konteks domisili dan Qoriah,Toyibah dan sementara sisi lain Garut juga menerima Muhammadiyah sebagai bagian dari lembaga yang ikut memajukan umat dan memajukan bangsa.
“Lulusan (Staida) diminati dan dibutuhkan untuk ikut mencerahkan Indonesia itu kearah yang lebih berkemajuan,”tuturnya.
Terkait penyerapan tenaga kerja, kata Ia, Lulusan Staida Muhammadiyah Garut Tahun 2023 ini, sudah diterima di berbagai sektor diantaranya, Pendidikan, Lembaga Dakwah, dan di Pemerintahaan.
Dr Agus menerangkan, Pada sektor pendidikan, Lulusan Satida sudah bekerja sebagai Guru mulai Pendidikan Sekolah Dasar hingga tingkat menengah atas, termasuk di Madrasah serta membuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Tak hanya itu, kata Ia, Lulusan Staida terserap KUA, dan lembaga dakwah, Pemerintahan dan lembaga penyelenggara Pemilu.
“Alhamdulillah kami bisa memastikan dari 48 lulusan ini sekitar setengahnya sudah bekerja,”ujarnya.
Terkait perubahan Status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut, kata Dr Agus, saat ini dalam proses di Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Pihaknya memastikan seluruh persyaratan sudah diperiksa oleh tim Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis).
“Secara normatif administratif itu sudah selesai tinggal menunggu dari Kemenag. mudah-mudahan tahun ini kita bisa mendapatkan kepercayaan untuk membuka pascasarjana,”katanya.
Pihaknya berharap, Lulusan wisudawan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan berkontribusi positif di tempat mereka berkiprah.
“Kami persilahkan selama itu membangun kemaslahatan, Saya kira itu yang paling utama dan kami akan mengevaluasi itu dengan setiap tahun menyelenggarakan reuni,”pungkasnya.














