PD ‘Aisiyah Garut Gandeng Dinkes dan PERSAGI Garut Gelar Webinar Cegah Stunting

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (25/1/2023). (Foto : M. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (25/1/2023). (Foto : M. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

WARTA GARUT – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-63, Pimpinan Daerah ‘Aisiyah Garut berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Garut menyelenggarakan webinar dengan tema “Cegah Stunting dengan Isi Piringku Protein Hewani”, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi No. 7, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (25/1/2023). Beberapa narasumber yang turut hadir, diantaranya yaitu Direktur Bina Kesehatan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI, Safrina Salim, S.KM, M.Kes, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Tri Cahyo Nugroho, Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Warsiti, S.Kp, M.Kep, Sp. Mat, dan Ketua Persatuan Ahli Gizi Garut, Lili Gazali, SP, M.Si.

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman l berharap, dengan adanya seminar ini bisa memunculkan rekomendasi apa saja yang harus dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat bisa mengkonsumsi makanan yang bergizi khususnya yang mengandung protein hewani.

“Dan tentu untuk ahli gizi ini dari Persagi (ada) tantangan bagaimana menghidangkan (atau) membuat ibu-ibu kita itu ketagihan untuk mengkonsumsi (dan) memberikan anak-anaknya juga makanan-makanan yang berprotein hewani,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah khususnya di sektor produksi agar masyarakat mendapatkan makanan yang bergizi, khususnya dalam pemenuhan protein hewani bagi masyarakat.

“Supaya terjangkau bagaimana, ini juga (menjadi) pemikiran bersama, karena rata-rata sumber protein hewani itu mahal,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Penerima Beasiswa Kerjasama Pergunu dan STAIM Ikut Mensukseskan Seminar Kebangsaan

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Tri Cahyo Nugroho menerangkan, bahwa protein hewani harus ada di setiap makanan balita, baik itu telur, ikan, ayam, atau produk olahan daging lainnya seperti sosis dan nugget.

Tri menyebutkan, dua hal penyebab stunting, yaitu kekurangan asupan gizi dan sakit, di mana kurangnya asupan gizi berkelanjutan akan menyebabkan stunting.

“Yang kekurangan gizi dalam waktu lama akan menjadi stunting seperti ibu hamil, anemia, ibu hamil kurang gizi, maka yang dikandungnya akan menjadi stunting saat lahir atau bayi berat lahir rendah,” jelasnya.

Setelah sebelumnya mengadakan program TOSS (Temukan, Obati, Sayangi balita Stunting) yang terbukti menurunkan stunting di Kabupaten Garut, dr. Tri menyatakan, di tahun 2023, pihaknya memiliki tambahan program yang berfokus kepada ibu hamil dengan gerakan ibu hamil sehat bersalin di Jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).

“Pada saat webinar ini ada rilis data SSGI (Studi Status Gizi Indonesia) dari Pusat Kementerian Kesehatan merilis bahwa stunting untuk Indonesia turun, Jawa Barat turun dan untuk Kabupaten Garut turun signifikan dari 35,2 menjadi 23,6,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya seminar ini, para peserta dapat mensosialisasikan lagi kepada masyarakat terkait pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi, yaitu salah satunya mengandung protein dalam rangka mencegah stunting.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisiyah Garut, dr. Sakinah Ginna R, menyatakan tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk mengkampanyekan pentingnya mencegah stunting, dengan menekankan masyarakat untuk mengkonsumsi protein hewani dengan memanfaatkan makanan-makanan lokal.

Baca Juga :  Tahun Baru Islam 1446 H: Ketua Fraksi Gerindra Garut Ajak Masyarakat Tingkatkan Solidaritas

“Tentunya mungkin kan masyarakat akan merasa mahal dengan membeli protein hewani, nah kita juga mengkampanyekan bagaimana mereka bisa memanfaatkan makanan-makanan yang ada di lokal,” katanya.

_Output_ diadakannya seminar tersebut, imbuhnya, dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai stunting dan pentingnya mencegah stunting.

“Mengetahui bahwa mencegah stunting itu penting dan itu harus dimulai dari sejak kehamilan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan diadakannya seminar tersebut mampu memberikan kontribusi dalam penurunan stunting dan terus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam pencegahan stunting dari tingkat Kabupaten dan Desa.

“Jadi tentunya kami akan terus gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan yang itu merupakan kolaborasi penta-helix juga,” tuturnya.

Koordinator Program Inklusi ‘Aisyiyah Garut, Suryana, menjelaskan ‘Aisyiyah ikut serta dalam pencegahan stunting di Garut dengan membina kader di 4 Kecamatan dan 6 desa yang menjadi lokus stunting.

Ia berharap, kader-kader inklusi ‘Aisyiyah dapat menyelenggarakan Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) yang membina masyarakat di desanya terkait 5 isu diantaranya:

1. Penurunan stunting melalui edukasi dan rumah gizi;

2. Pencegahan perkawinan anak;

3. Pemenuhan hak seksual dan kesehatan reproduksi (HKSR);

4. Pemberdayaan ekonomi; dan

5. Kepemimpinan perempuan.

“Kami berharap semua upaya yang kita lakukan dapat mempercepat penurunan stunting di Garut ini,” ungkapnya.

Berita Terkait

PDAM Tirta Intan Garut Gelar Screening Kesehatan untuk Karyawan, Prioritaskan Kesehatan dan Kinerja
STIKES Karsa Husada Garut Dipercaya untuk Pengiriman Tenaga Kesehatan ke Jepang
dr. Hani Firdiani Berikan Pelatihan dan Motivasi Kader Posyandu dalam Penguatan Penanganan Stunting
Peran Penting Kesehatan Remaja dan Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting pada Bayi dan Balita
Peringati Hari AIDS Sedunia: dr. Hani Firdiani Caleg PKS, DPR RI, Tekankan Pentingnya Pencegahan HIV/AIDS
Lutfi Wasi Raih 2 Penghargaan Bidang Kesehatan dari Bupati Garut dan KNPI Kabupaten Garut
Wabup Garut: Rencana Pengembangan Layanan Kesehatan 2024, Rumah Sakit Paru hingga Rumah Sakit Ibu Anak di Garut
Wakil Bupati Garut Dr. Helmi Budiman Apresiasi Pembukaan Klinik Hasna Medika
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:08 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Gelar Screening Kesehatan untuk Karyawan, Prioritaskan Kesehatan dan Kinerja

Kamis, 25 April 2024 - 07:44 WIB

STIKES Karsa Husada Garut Dipercaya untuk Pengiriman Tenaga Kesehatan ke Jepang

Minggu, 31 Desember 2023 - 19:54 WIB

dr. Hani Firdiani Berikan Pelatihan dan Motivasi Kader Posyandu dalam Penguatan Penanganan Stunting

Kamis, 21 Desember 2023 - 10:45 WIB

Peran Penting Kesehatan Remaja dan Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting pada Bayi dan Balita

Jumat, 1 Desember 2023 - 16:25 WIB

Peringati Hari AIDS Sedunia: dr. Hani Firdiani Caleg PKS, DPR RI, Tekankan Pentingnya Pencegahan HIV/AIDS

Senin, 30 Oktober 2023 - 11:25 WIB

Lutfi Wasi Raih 2 Penghargaan Bidang Kesehatan dari Bupati Garut dan KNPI Kabupaten Garut

Senin, 9 Oktober 2023 - 20:57 WIB

Wabup Garut: Rencana Pengembangan Layanan Kesehatan 2024, Rumah Sakit Paru hingga Rumah Sakit Ibu Anak di Garut

Senin, 9 Oktober 2023 - 07:29 WIB

Wakil Bupati Garut Dr. Helmi Budiman Apresiasi Pembukaan Klinik Hasna Medika

Berita Terbaru

PORKAB Garut 2024 Siap Digelar, Persiapan Capai 90 Persen

Olahraga

PORKAB Garut 2024 Siap Digelar, Persiapan Capai 90 Persen

Selasa, 9 Jul 2024 - 16:07 WIB