WARTAGARUT.COM – Sebanyak 84 alumni telah mendaftar dalam program pelatihan Office Advance gratis yang dibuka SMK Muhammadiyah Garut.
Program ini secara khusus menyasar alumni yang belum bekerja agar memiliki tambahan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I, mengatakan pelatihan tersebut dirancang sebagai bekal tambahan bagi alumni, terutama mereka yang masih membutuhkan kemampuan praktis untuk meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan.
“Sebagai modal dasar, modal awal para alumni memasuki dunia kerja dan dunia usaha,” kata Yan Yan Hermawan.
Pelatihan tersebut berlangsung selama enam hari dengan pembagian tiga hari teori dan tiga hari praktik.
Setiap batch ditargetkan diikuti sebanyak 16 alumni.
Materi yang diberikan mencakup Word, Excel, PowerPoint, dan Access. Menurut Yan Yan, aplikasi tersebut dipilih karena merupakan kemampuan dasar yang banyak dibutuhkan dalam aktivitas pekerjaan.
“Materi dasar yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Sasar Alumni yang Belum Bekerja
Program ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis alumni.
Sekolah juga menjadikan pelatihan tersebut sebagai salah satu upaya membantu alumni yang belum bekerja agar lebih siap mencari peluang kerja.
Yan Yan mengatakan sasaran utama program adalah alumni yang belum bekerja.
Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat digunakan sebagai bekal untuk bekerja secara mandiri maupun memudahkan mereka ketika mencari pekerjaan.
Selain kemampuan praktis, peserta juga mendapatkan sertifikat hasil pelatihan yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung ketika mencari pekerjaan.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu alasan sekolah membuka kembali pelatihan bagi alumni. Sekolah melihat adanya kebutuhan alumni terhadap keterampilan bidang perkantoran sekaligus kebutuhan untuk memperoleh pekerjaan.
Bagian dari Penelusuran Alumni
Pelatihan Office Advance juga menjadi bagian dari upaya sekolah menjalankan tracer study atau penelusuran alumni.
Melalui penelusuran tersebut, sekolah dapat melihat kondisi alumni setelah menyelesaikan pendidikan, termasuk mereka yang telah bekerja maupun yang masih membutuhkan dukungan untuk memasuki dunia kerja.
Menurut Yan Yan, program pelatihan alumni ini tidak berhenti pada pemberian materi.
Sekolah juga berencana membantu alumni mendapatkan akses menuju dunia kerja setelah pelatihan selesai.
Ia mengatakan program tersebut akan dilanjutkan dengan sesi pelatihan lanjutan.
“Betul sekali, seraya melaksanakan program tracer study atau penelusuran alumni,” ujar Yan Yan.
84 Alumni Sudah Mendaftar
Antusiasme terhadap program tersebut terlihat dari jumlah pendaftar. Hingga saat ini, sebanyak 84 alumni telah mendaftarkan diri.
Dengan kapasitas 16 peserta dalam setiap batch, pelaksanaan pelatihan dilakukan secara bertahap agar peserta dapat mengikuti proses pembelajaran secara lebih terarah.
Sekolah juga menyebut program serupa sebelumnya memberikan hasil positif.
Menurut Yan Yan, hampir 80 persen alumni sudah bekerja setelah mengikuti pelatihan sebelumnya.
Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari pihak sekolah mengenai hasil program sebelumnya.
Ke depan, SMK Muhammadiyah Garut menargetkan program pembinaan alumni dapat berkontribusi terhadap semakin banyaknya lulusan yang masuk ke dunia kerja.
“Target sekolah dari program pelatihan alumni ini, terserapnya seluruh alumni di dunia kerja,” kata Yan Yan.
Bagi sekolah, pelatihan Office Advance bukan sekadar tambahan pembelajaran setelah alumni lulus.
Program tersebut ditempatkan sebagai bagian dari upaya memberikan modal keterampilan praktis sekaligus membuka jalan bagi alumni yang masih mencari pekerjaan.
Dengan materi Word, Excel, PowerPoint, dan Access, alumni diharapkan memiliki kecakapan dasar bidang perkantoran yang dapat mereka gunakan sebagai bekal untuk mencari pekerjaan maupun mengembangkan peluang di dunia usaha.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar