Pengcab ESI Garut dan Akademi Garuda Siap Gembleng Mental Atlet Esport

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT – Para atlet E-sport yang tergabung dalam Esport Indonesia Kabupaten mendapatkan gemblengan mental.

Kali ini Esi Garut mendatangkan Akademi Esport Garuraku untuk menggembleng mental para atlet Esport di Kabupaten Garut.

Kepala Program Akademi Esports Garudaku Robertus Aditya Pratomo Putro, seiring perkembangan zaman, kini muncul perpaduan antara teknologi dan permainan game yang dikenal dengan Esports.

Ini sudah diakui pemerintah sebagai cabor prestasi. Esports pada Asian Games 2018 dan PON Papua 2021 lalu sudah dipertandingkan sebagai cabor ekshibisi.

Esports kini tengah berjuang untuk menjadi bagian eskul di sekolah-sekolah.

“Umumnya memang masyarakat masih memandang negatif terhadap cabor ini, apabila kita melihatnya hanya dari sisi bermain gamenya yang terlalu lama menderita ini bukan masuk ke esport,” katanya saat ditemui di Kampus Uniga, Rabu 30 Maret 2022.

Tapi menurutnya hal itu merupakan kecanduan game, dan itu berbeda dengan cabor Esport.

“Esport ini bisa menjaga sportivitas bisa membangun jiwa pemenang dan juga bisa membangun mentalitas juara bagi anak-anak kita,” katanya.

Ketua KONI Garut Abdusy Syakur Amin menyambut baik dengan adanya akademi ini. Dimana para atlet bisa di gemleng secara mental untuk mempersiapkan diri ke pertandingan yang akan datang.

“Cabor ini baru tahun 2 tahun dan tapi juga yang mengagetkan prestasinya sudah tingkat nasional dan internasional,” katanya.

“Sehingga mau tidak mau harus kita dorong kita support sebagai salah satu olahraga berprestasi,” katanya.

Namun menurut Syakur pihaknya mewanti-wanti agar adanya keseimbangan antara melakukan Esport dengan olahraga fisik.

“Tentu kan ketika melakukan pertandingan harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat, dan ini digemleng ketika dengan fisik yang bagus,” ucapnya.

Ketua Esi Garut Widdi Nugroho menyatakan hal senada bahwa main game itu sehari cukup 10-15 match.

“Setiap matchnya (pertandingan) itu hanya sekitar 10 menitan,” kata Widdi.

Ketika ada yang main sampai 8 jam itu bukan seorang atlet.

Dan itu bukan seorang yang akan menjadi bagian dari pada kita itu adalah orang yang kecanduan dan itu kita akan rehabilitasi,” katanya. (*)

Berita Terkait

Diah Kurniasari Tegaskan KORMI Garut Siap Bersinergi dengan Dispora, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Prioritas Pembangunan
RKPD DISPORA Garut Dibahas, Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Penguatan Program Kepemudaan dan Olahraga
Hari Jadi Garut ke-213, Persigar Siap Mangprang Harumkan Nama Garut
KONI Garut Buka Kejurdo Karate BKC, Siapkan Atlet Menuju Porprov 2030
KONI Garut Resmikan Al Mashduqi Invincible Swimsquad (AIS), Siap Cetak Atlet Renang Berprestasi
KONI Garut Dorong Al Mashduqi Islamic School Garut  Jadi Barometer Sekolah Berbasis Olahraga Prestasi
Kepala Kemenag Garut: Jalan Santai Perkuat Kerukunan Umat dan Soliditas Internal
Tak Hanya Wisata Alam, Garut Kini Punya Mandala Arena untuk Sport Tourism
Berita ini 222 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:36 WIB

Diah Kurniasari Tegaskan KORMI Garut Siap Bersinergi dengan Dispora, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Prioritas Pembangunan

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:12 WIB

RKPD DISPORA Garut Dibahas, Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Penguatan Program Kepemudaan dan Olahraga

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:27 WIB

Hari Jadi Garut ke-213, Persigar Siap Mangprang Harumkan Nama Garut

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:35 WIB

KONI Garut Buka Kejurdo Karate BKC, Siapkan Atlet Menuju Porprov 2030

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:14 WIB

KONI Garut Resmikan Al Mashduqi Invincible Swimsquad (AIS), Siap Cetak Atlet Renang Berprestasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!