Perbup Garut No.35 Tahun 2020, Mengatur tentang Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Kamis, 23 Desember 2021 - 06:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SOSIALISASI. Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Setda Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, SH, menjadi Narasumber pada sosialisasi manfaat Program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, untuk Perangkat Desa Bersama Kecamatan dan APDESI Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel, Jalan Cimanuk Nomor Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Rabu (22/12/2021).

SOSIALISASI. Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Setda Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, SH, menjadi Narasumber pada sosialisasi manfaat Program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, untuk Perangkat Desa Bersama Kecamatan dan APDESI Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel, Jalan Cimanuk Nomor Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Rabu (22/12/2021).

TAROGONG KIDUL, GARUT- Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Setda Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, SH menjelaskan terkait dengan jaminan sosial dalam undang-undang itu ada dua BPJS Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan, di mana 2 jaminan ini, menjadi jaminan yang sifatnya wajib.

Hal disampaikan pada sosialisasi manfaat Program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, untuk Perangkat Desa Bersama Kecamatan dan APDESI Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel, Jalan Cimanuk Nomor Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Rabu (22/12/2021).

Pihaknya  menyampaikan terkait BPJS ketenagakerjaan, karena selama ini, kebanyakan hanya BPJS Kesehatan, padahal, kata Ia, BPJS Ketenagakerjaan ini, bagian yang wajib dalam jaminan sosial, apalagi, selaku pekerja, berhadapan juga dengan berbagai resiko seperti kecelakaan dan kematian.

“Ada empat, manfaat menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan ini, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun,”ujarnya

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Ia menerangkan, Terkait BPJS Ketenagakerjaan, di Kabupaten Garut, telah menindaklanjuti berbagai ketentuan dari BPJS Ketenagakerjaan, dalam Peraturan Bupati Nomor 35 tahun 2020. Termasuk kriteria peserta yakni, penerima upah dan bukan penerima upah.

“Penerima upah itu, yang bekerja di Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa atau selain penyelenggara negara dan juga yang bekerja di bidang jasa konstruksi ,”katanya.

Sedangkan, menurut Ia,  yang bukan penerima upah,yaitu yang bekerja secara mandiri, pekerja Mandiri profesional ,yang memiliki usaha sendiri.

“ Ketentuan itu sudah diatur di Peraturan Bupati, seperti terkait dengan kepesertaannya dan tahapan kepesertaannya di peraturan,”tuturnya.

Sementera terkait PP 86 tahun 2013 tentang tata cara pemberian sanksi, Kata Ia,ada sanksi yang diberikan ketika  pemberi kerja atau yang bekerja tidak mematuhi terkait ketentuan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

“ Sanksinya lebih bersifat administratif, mulai dari teguran lisan, tertulis dengan denda sampai pada tidak diberikannya  akses pelayanan publik”paparnya.

Kris menjelaskan, Sanksi pelayanan publik itu, terkait dengan, tidak diberikan perizinan usaha, dan  pelayanan publik lainnya.

Ia menyebut, Sosialisasi tentang manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, perlu terus dilakukan termasuk oleh pemerintah daerah sebagai pemberi kerja atau penerima upah ataupun yang memiliki pekerjaan agar bisa memahami tentang pentingnya BPJS ketenagakerjaan.

Pihaknya Sebagai regulator penyusun  kebijakan, Karena  sifatnya perintah dari undang-undang, dan di tingkat daerah sudah disusun kebijakan, maka harus bisa diimplementasikan, dan dipatuhi  dengan baik,

“Selain banyak sekali manfaatnya dari BPJS Ketenagakerjaan, Karena saat bekerja pasti akan berhadapan dengan berbagai resiko ,”ucapnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya
Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:26 WIB

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Berita Terbaru

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Dibuka November, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 7 Nov 2026 - 07:17 WIB

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan pandangan mengenai manfaat ChatHPT bagi pemahaman keagamaan umat.

GADGET DAN TEKNOLOGI

Ketua PDM Garut: ChatHPT Bantu Umat Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:03 WIB