Pj Bupati Garut Barnas Adjidin: Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat dalam Penyusunan Anggaran

Senin, 5 Februari 2024 - 12:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Garut Barnas Adjidin: Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat dalam Penyusunan Anggaran

Pj Bupati Garut Barnas Adjidin: Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat dalam Penyusunan Anggaran

WARTAGARUT.COM – Penjabat (Pj) Bupati Garut, H Barnas Adjidin, menegaskan komitmennya untuk menjalankan penyusunan anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pj Bupati Garut H Barnas Adjidin menekankan bahwa fokus utama adalah kepentingan masyarakat Garut, dan program-program yang akan dijalankan tidak boleh dianggap remeh.

“Kita harus under track semuanya sesuai dengan aturan, dan tentu kita akan mengutamakan urusan masyarakat dulu. Karena masyarakat Garut menunggu kita. Jadi jangan main-main dengan program-program,” ujar H Barnas Adjidin, saat ditemui usai apel gabungan di lapangan Setda Garut pada Senin, 5 Februari 2024.

Baca Juga :  Garudayaksa FC vs Persib Bandung: Peralta Bawa Maung Bandung Unggul 1-0

Dalam skala prioritas, H Barnas menjelaskan bahwa semua kebutuhan masyarakat dianggap prioritas, namun ada yang lebih mendesak.

Contohnya, kata Ia, adalah pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak naik secara signifikan.

Barnas juga menyoroti pentingnya instansi terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengawasi distribusi barang, menghindari penumpukan, dan sebagainya.

Ia mengungkapkan bahwa Pencegahan kemiskinan menjadi fokus, dengan memprioritaskan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

“Jadi kita lebih memprioritaskan mereka dulu, karena mereka utama,” ungkapnya.

Menanggapi struktur anggaran, Barnas menyatakan bahwa data akan menjadi dasar untuk diskusi lebih lanjut.

Tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan masyarakat.

“Kita akan data dulu, lalu kita diskusikan. Sehingga betul-betul apa yang kita sama-sama inginkan untuk masyarakat itu berjalan. Jangan sampai nanti perubahan-perubahan membuat situasi yang tidak kondusif,” pungkasnya.(Soni)***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Kemenag Garut Petakan Calon Kepala KUA, Perceraian Jadi Tantangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB