PNM Cabang Garut Membantu Pelaku UMKM Klasterisasi Olahan Buah Markisa untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Sabtu, 10 Juni 2023 - 07:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PNM Cabang Garut Membantu Pelaku UMKM Klasterisasi Olahan Buah Markisa untuk Meningkatkan Kesejahteraan

PNM Cabang Garut Membantu Pelaku UMKM Klasterisasi Olahan Buah Markisa untuk Meningkatkan Kesejahteraan

WARTAGARUT.COM PT Permodalan Nasional Madani (PNM), tidak hanya memberikan modal usaha secara finansial kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga memberikan modal secara intelektual berupa pelatihan dan pendampingan. 

Hal ini bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

PNM Cabang Garut melaksanakan kegiatan pelatihan klasterisasi olahan buah markisa di Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. 

Acara ini dihadiri oleh 25 orang nasabah PNM dan dihadiri juga oleh pemateri dari luar.

Officer PKU (pengembangan kapasitas usaha) PNM Cabang Garut, Friska Octaviani,  mengungkapkan bahwa kegiatan klasterisasi markisa ini bertujuan untuk membantu mengembangkan usaha para nasabah. 

“Jadi nanti ketika usaha para nasabah berkembang, modal yang diberikan oleh PNM tidak akan sia-sia,” kata Friska.

Selain memberikan modal, kata Friska, PNM juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada nasabah terkait olahan markisa. 

Ia menyebutkan, Ada tiga jenis olahan markisa yang diolah oleh nasabah PNM, yaitu dodol markisa, bumbu serbuk dari markisa untuk keripik, dan sirup markisa. 

Baca Juga :  JADILAH GURU BERKEMAJUAN

“Para nasabah ada yang membuat Dodol markisa dengan rasa khas markisa, begitu pula dengan bumbu serbuk yang memberikan cita rasa markisa pada keripik. dan  juga membuat sirup markisa yang dikemas dalam botol,”ungkapnya.

Friska menjelaskan, PNM tidak hanya membantu dalam pengolahan olahan markisa, tetapi juga memberikan pelatihan dalam hal kemasan dan pemasaran. 

Hal ini bertujuan untuk membantu nasabah dalam memasarkan produk mereka, baik secara online maupun pengembangan produk ke luar kota.

 “Selain pelatihan juga nanti ketika itu kan itu berkelanjutan klasterisasi itu berkelanjutan seperti penjualan lewat online atau misalnya pengembangan produk ke luar kota itu pasti ada,”ujarnya 

Friska juga mengungkapkan bahwa nasabah PNM yang mengolah olahan markisa mendapatkan peluang untuk memasarkan produknya kepada wisatawan yang berkunjung ke Garut. 

Nasabah juga  menjual produk olahan markisa sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

“Kita bentuk klasterisasi ini juga karena permintaan dari pasar banyak,” tuturnya

Kegiatan klasterisasi ini diselenggarakan berdasarkan permintaan pasar yang cukup tinggi terhadap olahan buah markisa. 

Nasabah PNM yang terlibat dalam klasterisasi ini memiliki hubungan dan saling kenal satu sama lain. Mereka terlibat dari mulai penanaman hingga pengolahan buah markisa. 

Tak hanya pengolahan buah markisa, Pihaknya juga Rencananya akan melakukan klasterisasi penanaman pohon markisa hal ini mengingat permintaan pasar yang semakin meningkat.

“Selanjutnya itu pasti akan diadakan juga penanaman pohonnya, karena akan semakin membludaknya permintaan pasar, otomatis penanaman pun harus lebih banyak lagi, termasuk pelatihan lagi terkait pengolahan lahan,”ujarnya.

Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan dan pendampingan seperti ini, para nasabah, terutama di Desa Sindangpalay, menjadi lebih produktif dan mampu mengembangkan produk tidak hanya di daerah setempat, tetapi juga di luar daerah. 

“PNM tidak hanya memberikan modal, tetapi juga memberikan pelatihan kepada kami,” tegas Friska.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Milad 1 Tahun PT Surya Garut Abadi, Muhammadiyah Garut Dorong Bisnis Berkelanjutan
Morgan Stanley Borong Saham GOTO Rp87,3 Miliar, Kepemilikan Tembus 5 Persen 
PT Surya Garut Abadi Genap Setahun, Perkuat Kemandirian Ekonomi Muhammadiyah Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB