Rawat Jaringan Listrik, PLN Jabar Turunkan 120 Personil Tim Kopasus PDKB se-Jabar ke Garut

- Jurnalis

Jumat, 15 September 2023 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rawat Jaringan Listrik, PLN Jabar Turunkan 120 Personil Tim Kopasus PDKB se-Jabar ke Garut

Rawat Jaringan Listrik, PLN Jabar Turunkan 120 Personil Tim Kopasus PDKB se-Jabar ke Garut


WARTAGARUT.COM – PT PLN (persero) memiliki ‘pasukan khusus’ yang terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik.

Pasukan tersebut melakukannya tanpa memadamkan aliran listrik atau dikenal dengan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Ketersediaan pasokan listrik merupakan salah satu fokus kinerja PLN, sampai dengan saat ini ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan kelistrikan yang berdampak terhadap terhentinya pasokan listrik ke pelanggan.

PLN berusaha memberikan layanan kehandalan yang baik, apalagi saat ini sektor usaha banyak yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik.

Berbagai upaya dilakukan PLN UID Jawa Barat untuk tetap menjaga kelancaran pasokan listrik ke pelanggan dengan terus mengupayakan agar tidak sampai terjadi pemadaman.

Bahkan pemeliharaan kelistrikan dilakukan dengan tetap mengaktifkan jaringan kelistrikan.

Tim PDKB-TM Sentuh Langsung merupakan tim yang dapat memperbaiki jaringan udara tegangan menengah (SUTM) dengan cara menyentuh langsung jaringan tersebut, menggunakan sarana pendukung antara lain kendaraan crane yang berisolasi tahan 24.000 Volt untuk membawa petugas ke posisi mendekati jaringan, boom isolasi yang tahan tegangan 130 kV; dan bucket isolasi yang tahan tegangan 40 kV.

Para personil yang teribat dalam pekerjaan ini harus menggunakan sleeve (pelindung/isolasi lengan) yang tahan 40 kV, sarung tangan isolasi yang tahan 30 kV, dan sepatu boot isolasi yang tahan 30 kV. Kelebihan dari Tim PDKB-TM Sentuh Langsung adalah dapat bekerja 3 kali lebih cepat daripada Tim PDKB-TM dengan metode berjarak (menggunakan tongkat khusus dan tidak menyentuh langsung jaringan).

Senior Manajer Distribusi PLN UID Jawa Barat, Aji Lesmana, menyebutkan mencegah terjadinya pemadaman juga dilakukan ketika sedang dilaksanakan perawatan jaringan oleh petugas. Ini tentu bukan merupakan hal yang mudah karena hal itu hanya bisa dilakukan oleh petugas yang telah memiliki keahlian khusus dan bersertifikasi,

Baca Juga :  Ketua KONI Garut A. Syakur Amin: Daftar Peserta Porkab 2024 Mempermudah Perencanaan KONI Garut

“PLN UID Jawa Barat memiliki program andalan untuk tetap memberikan pelayanan ekselen kepada pelanggan, salah satunya program Bakti PDKB atau Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan. Jadi meskipun tengah dilaksanakan perawatan jaringan, listrik tetap menyala sehingga pelanggan tidak merasa terganggu,”katanya.

Jika pekerjaan perawatan jaringan ini dilakukan oleh petugas yang tidak terlatih, tutur Aji, maka ini tentu dapat membahayakan keselamatan petugas itu sendiri.

Terlebih perawatan dilakukan pada jaringan yang berkekuatan menengah yang mencapai 20 ribu Volt.

Program Bakti PDKB ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Untuk tahun ini, program dilaksanakan di wilayah PLN UP3 Garut mengingat tingkat potensi terjadinya gangguan yang cukup tinggi.

Adapun jumlah tim PDKB yang diturunkan dalam kegiatan yang dilaksanakan Rabu dan Kamis (13-14/9/2023) ini, terdiri dari 17 tim dengan total personil mencapai 126 orang yang semuanya memiliki kemampuan khusus dan telah bersertifikat.

Diungkapkannya, petugas yang diturunkan dalam program Bakti PDKB merupakan petugas pilihan, tidak semua bisa masuk tim khusus ini. Berkat keahlian khusus yang mereka miliki, mereka pun kerap diberi julukan Kopasusnya PLN.

Dia menyebutkan, ke 17 tim dari tiap UP3 ini bergerak dan bekerja bersama-sama untuk melakukan pemeliharaan di Garut dan sekitarnya tanpa memadamkan aliran listrik agar aktivitas warga tetap berjalan normal. Selain pemeliharaan, petugas juga melakukan pemasangan alat proteksi atau pelindung petir yang selama ini sering menjadi penyebab terjadinya gangguan.

Menurut Aji, upaya ini juga merupakan bagian komitmen PLN UID Jabar untuk selalu menjaga keandalan dan menjadi pasokan listrik agar tidak terjadi pemadaman. Dengan kata lain, ini bagian dari upaya PLN UID Jabar dalam meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan.

Baca Juga :  Calon Bupati Garut 2024 A. Syakur Amin Dari Golkar: "Faster and Better" untuk Perubahan Lebih Cepat dan Baik

Dengan dilaksanakannya program Bakti PDKB di wilayah PLN UP3 Garut ini, berharap bisa mencegah atau paling tidak meminimalisasi terjadinya gangguan yang menyebabkan pasokan listrik terhenti.

Ada berbagai faktor yang selama ini sering menjadi penyebab gangguan listrik di Garut di antaranya binatang, pohon, petir, dan layangan.

Aji juga menyoroti tingginya gangguan listrik di Garut yang disebabkan oleh layangan.

Terlebih, banyak warga yang menggunakan kawat saat menerbangkan layangan yang tentu saja menimbulkan kerawanan gangguan listrik.

“Gangguan listrik akibat layangan di Garut memang cukup tinggi juga. Dalam hal ini saya ingin mengimbau agar tidak bermain layangan yang dapat menimbulkan gangguan terhadap kelancaran pasokan listrik apalagi dengan menggunakan kawat karena ini juga bisa membahayakan keselamatan penggunanya akibat rawan kena setrum,”ujarnya.

Ditemui ditempat lain, Susiana Mutia, General Manager PLN UID Jawa Barat memyampaikan komitmen nya dalam memberikan kelistrikan pelayanan kelistrikan dengan terus melakukan pengembangan dan Inovasi dibidang ketenagalistrikan.

Selain itu ia juga menghimbau, agar masyarakat membantu PLN untuk memberikan informasi jika ada kondisi bahaya listrik, dengan cara melaporkan melalui Aplikasi PLN Mobile atau contact Center 123.

“Tidak ada yang lebih berharga dari Jiwa Manusia, kami PLN berkomitmen tidak hanya memberikan aliran listrik yang andal tetapi juga aman. Langkah mitigasi risiko dan juga aksi preventif selalu dilakukan perusahaan agar operasional perusahaan berjalan baik” tutupnya.***

Berita Terkait

Himasip ITG Gelar Seminar World Water Day 2024, Nia Gania Karyana Ajak Hemat Air dan Jaga Sumber Daya Air
Dr. Hj. Siti Mufattahah Bersama YPI Al-Usman Adakan Santunan untuk 150 Anak Yatim dan Dhuafa di Kecamatan Sucinaraja, Garut
MUI Tarogong Kidul Gelar Raker Bahas Penguatan Amaliyah Zakat, Prosedur Kurban, dan Pilkada Garut 2024
Citimall Garut Hadirkan Tenant Nasional terbaru, Siap Hadirkan Pengalaman Belanja dan Hiburan Terbaik di Garut
Rektor Universitas Garut Abdusy Syakur Amin Pimpin Istighosah untuk Palestina, Tingkatkan Solidaritas Civitas Akademika
Kepala Kemenag Garut H Saepulloh: Kloter 59 Calon Jamaah Haji Garut Akan Berangkat Bersama Calhaj Kota Bogor
DLH Kabupaten Garut Gelar Serangkaian Kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Garut: Implementasi Program Garut Zero Waste dan Eco Office untuk Masa Depan Berkelanjutan
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:10 WIB

Himasip ITG Gelar Seminar World Water Day 2024, Nia Gania Karyana Ajak Hemat Air dan Jaga Sumber Daya Air

Senin, 10 Juni 2024 - 09:03 WIB

Dr. Hj. Siti Mufattahah Bersama YPI Al-Usman Adakan Santunan untuk 150 Anak Yatim dan Dhuafa di Kecamatan Sucinaraja, Garut

Sabtu, 8 Juni 2024 - 21:52 WIB

MUI Tarogong Kidul Gelar Raker Bahas Penguatan Amaliyah Zakat, Prosedur Kurban, dan Pilkada Garut 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:30 WIB

Citimall Garut Hadirkan Tenant Nasional terbaru, Siap Hadirkan Pengalaman Belanja dan Hiburan Terbaik di Garut

Jumat, 7 Juni 2024 - 07:30 WIB

Rektor Universitas Garut Abdusy Syakur Amin Pimpin Istighosah untuk Palestina, Tingkatkan Solidaritas Civitas Akademika

Kamis, 6 Juni 2024 - 21:25 WIB

Kepala Kemenag Garut H Saepulloh: Kloter 59 Calon Jamaah Haji Garut Akan Berangkat Bersama Calhaj Kota Bogor

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:38 WIB

DLH Kabupaten Garut Gelar Serangkaian Kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:23 WIB

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Garut: Implementasi Program Garut Zero Waste dan Eco Office untuk Masa Depan Berkelanjutan

Berita Terbaru