WARTAGARUT.COM – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut mendorong penguatan dedikasi, inovasi, dan transformasi tata kelola madrasah dalam kegiatan Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Garut yang digelar di Ruang Auditorium MAN 1 Garut, Selasa (28/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, jabatan Kepala Tata Usaha lama, Aruni Kisman Arif Wiguna, resmi diserahterimakan kepada Uud Hambali. Aruni selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kepala Tata Usaha MAN 5 Garut, sementara Uud Hambali yang sebelumnya menjabat Kepala TU MAN 2 Garut kini dipercaya menempati posisi strategis di MAN 1 Garut.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Endang Sutiana, yang mewakili Kepala Kemenag Garut, menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat kepada kedua pejabat yang menjalani rotasi tugas tersebut.
“Atas nama Kementerian Agama Kabupaten Garut, kami mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Pak Aruni yang hari ini sempat tugasnya berbeda menjadi Kepala TU MAN 5 Garut, dan Pak Uud dari MAN 2 Garut menjadi Kepala TU MAN 1 Garut,” ujar Endang Sutiana.
Ia menegaskan, rotasi jabatan bukan sekadar perpindahan posisi administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi agar pelayanan madrasah semakin baik.
Menurutnya, dengan hadirnya Uud Hambali di MAN 1 Garut yang juga merupakan alumni madrasah tersebut, ada harapan besar agar seluruh program yang telah dirintis pimpinan sebelumnya dapat diteruskan, dikembangkan, dan diperkuat.
“Dengan datangnya Pak Uud ke sini, karena beliau juga alumni dari MAN 1 Garut, mudah-mudahan apa yang sudah dilaksanakan oleh pimpinan sebelumnya bisa diteruskan, dilanjutkan agar MAN 1 Garut ini lebih maju dan guru-gurunya lebih sejahtera,” katanya.
Selain itu, Endang menekankan bahwa peran Kepala Tata Usaha sangat strategis dalam menjaga keseimbangan antara pelayanan administrasi, kepatuhan regulasi, dan pembinaan internal lembaga.
Ia menyebut, seorang Kepala TU tidak hanya bertanggung jawab pada urusan tata kelola dokumen, tetapi juga harus mampu mendengar aspirasi guru, tenaga kependidikan, serta menjaga harmoni di lingkungan madrasah.
“Sebagai Kepala TU harus bisa menjaga regulasi, harus bisa menjaga umatnya. Bagaimana agar umatnya terlayani dan regulasi juga tetap dijaga,” ucapnya.
Endang berharap momentum sertijab ini menjadi awal baru bagi MAN 1 Garut untuk melanjutkan dedikasi menuju inovasi dan transformasi yang lebih baik sesuai tema kegiatan.
“Semoga dengan pergantian ini MAN 1 Garut semakin maju, tata kelolanya semakin kuat, dan pelayanan kepada seluruh warga madrasah semakin optimal,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















