SOSOK Kang Bahar Preman Pensiun, Ditakuti Tanpa Banyak Bicara, Ternyata Ini Rahasianya!

Rabu, 1 April 2026 - 17:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SOSOK Kang Bahar Preman Pensiun, Ditakuti Tanpa Banyak Bicara, Ternyata Ini Rahasianya! (Sumber: FB: Molya Nage)

SOSOK Kang Bahar Preman Pensiun, Ditakuti Tanpa Banyak Bicara, Ternyata Ini Rahasianya! (Sumber: FB: Molya Nage)

WARTAGARUT.COM – Sosok Kang Bahar dalam serial Preman Pensiun tampil bukan sekadar sebagai pemimpin kelompok preman, tetapi sebagai figur patriark yang membangun fondasi moral dalam dunia jalanan.

Diperankan oleh almarhum Didi Petet, Kang Bahar dikenal memiliki wibawa yang kuat tanpa perlu menunjukkan kekerasan secara berlebihan.

Ia mampu mengendalikan wilayah seperti pasar dan terminal hanya dengan kehadirannya, tanpa harus meninggikan suara atau memamerkan kekuatan fisik.

Meski jarang diperlihatkan bertarung, reputasinya sebagai petarung kelas atas diakui oleh banyak pihak, termasuk Kang Mus.

Sosoknya digambarkan sebagai figur yang sulit dikalahkan dan memiliki kekuatan yang disegani.

Namun kekuatan utama Kang Bahar tidak hanya terletak pada fisik, melainkan pada prinsip dan aturan yang ia tanamkan.

Baca Juga :  263 Peserta Ramaikan Lomba Mewarnai Fruitcity di Citimall Garut

Ia menetapkan bahwa preman tidak boleh merugikan pedagang kecil maupun masyarakat lemah. Baginya, premanisme adalah cara menjaga ketertiban, bukan alat untuk melakukan kesewenang-wenangan.

Nilai-nilai tersebut menjadi pembeda utama dalam kepemimpinannya. Ia menciptakan sistem yang menekankan etika, rasa hormat terhadap sesama, serta tanggung jawab sosial di dalam struktur kelompoknya.

Di sisi lain, karakter Kang Bahar juga menunjukkan kontras yang kuat antara kehidupan di jalanan dan kehidupan pribadi.

Di hadapan keluarganya, ia digambarkan sebagai sosok yang lembut dan penuh kasih, terutama kepada istri dan anak-anaknya.

Keputusan untuk meninggalkan dunia premanisme menjadi salah satu momen penting dalam alur cerita.

Motivasi tersebut didorong oleh komitmennya terhadap keluarga, yang menunjukkan bahwa bagi Kang Bahar, nilai kemanusiaan dan cinta memiliki tempat yang lebih tinggi dibandingkan kekuasaan.

Baca Juga :  Tim Adiwiyata Jabar Lakukan Verifikasi Lapangan, Sebut MA Unggulan Al-Mashduqi IIBS Garut Siap Menuju Adiwiyata Nasional

Hubungan antara Kang Bahar dan Kang Mus mencerminkan proses regenerasi kepemimpinan.

Ia tidak hanya mewariskan wilayah kekuasaan, tetapi juga nilai dan cara berpikir.

Kang Mus dibentuk menjadi pemimpin yang tidak hanya kuat, tetapi juga bijaksana dalam mengambil keputusan.

Pengaruh Kang Bahar tetap terasa bahkan setelah ia tidak lagi hadir. Sosoknya menjadi standar moral yang terus dijadikan acuan dalam setiap langkah kepemimpinan di dunia yang ia tinggalkan.

Karakter ini merepresentasikan konsep kepemimpinan berbasis nilai.

Ia menunjukkan bahwa kekuatan sejati tidak diukur dari seberapa besar kekuasaan yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar rasa aman yang dapat diberikan kepada orang lain di sekitarnya.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan
24 Peserta Lolos Seleksi BAZNAS Garut, 5 Kursi Pimpinan Jadi Rebutan
Biaya Paspor di Imigrasi Garut Mulai Rp650 Ribu, Ini Jadwalnya
Lomba Mewarnai Fruitcity Garut Dibuka, Anak Dapat Main Gratis 1 Jam

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan

Berita Terbaru

Program Studi Magister Pendidikan Matematika Sekolah Pascasarjana IPI Garut meraih Akreditasi Unggul berdasarkan SK LAMDIK Nomor 1910/SK/LAMDIK/AK/M/IX/2026.

Perguruan Tinggi

Magister Pendidikan Matematika IPI Garut

Senin, 14 Sep 2026 - 08:35 WIB

Ilustrasi pertandingan Levante vs Barcelona setelah kemenangan Barcelona 4-2 pada LaLiga 2026/2027.

Olahraga

Klasemen Levante vs Barcelona Usai Barca Menang 4-2

Senin, 14 Sep 2026 - 03:45 WIB

Ilustrasi pertandingan Manchester United vs Manchester City dan perubahan posisi kedua klub dalam klasemen Premier League 2026/2027

Olahraga

Klasemen Premier League Usai Man Utd vs Man City 0-1

Senin, 14 Sep 2026 - 03:24 WIB

Ilustrasi jurnalistik pertandingan Man Utd vs Man City dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford

Olahraga

Man Utd vs Man City 0-1, Gol Haaland Disahkan VAR

Senin, 14 Sep 2026 - 03:05 WIB