Transformasi Gizi Indonesia, Bappenas Soroti Stunting dan Anemia Remaja di Seminar STIKES Karsa Husada Garut

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transformasi Gizi Indonesia, Bappenas Soroti Stunting dan Anemia Remaja di Seminar STIKES Karsa Husada Garut

Transformasi Gizi Indonesia, Bappenas Soroti Stunting dan Anemia Remaja di Seminar STIKES Karsa Husada Garut

WARTAGARUT.COM —  Perencana Ahli Utama, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Ir. Subandi Sardjoko, M.Sc., menegaskan bahwa pembangunan gizi merupakan prioritas utama dalam rencana pembangunan nasional jangka panjang dan menengah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional bertema “Transformasi Gizi Indonesia: Dari Krisis Menuju Aksi Nyata”, yang digelar oleh STIKES Karsa Husada Garut di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (8/10/2025), dalam rangka Dies Natalis ke-18 kampus tersebut.

“Indonesia menghadapi tantangan besar. Sekitar seperlima balita kita masih mengalami stunting, dan ini harus segera diatasi bila ingin mencetak SDM unggul,” ujar Subandi.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Garut: RS Intan Husada Buka Rekrutmen Tiga Posisi Tenaga Medis

Selain stunting, tingginya angka anemia pada remaja putri dan ibu hamil juga menjadi sorotan utama. Menurutnya, anemia berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup ibu dan anak.

“Jika seorang ibu mengalami anemia, maka besar kemungkinan anak yang dilahirkan juga berisiko stunting. Ini perlu perhatian serius dari semua pihak,” jelasnya.

Dr. Subandi mengapresiasi langkah STIKES Karsa Husada Garut yang turut mengambil peran dalam edukasi gizi kepada mahasiswa, terutama calon tenaga kesehatan perempuan yang kelak akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Saya sangat bahagia bisa hadir di seminar ini. Pemahaman tentang gizi bagi mahasiswa kesehatan sangat penting, bukan hanya untuk proses belajar, tapi juga ketika mereka terjun ke masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Dua Pegawai Lapas Garut Resmi Purna Bakti, Ini Pesan Kalapas

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Program Studi Gizi di STIKES Karsa Husada Garut, yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Seminar ini juga menjadi momentum penting menuju transformasi kelembagaan STIKES Karsa Husada Garut menjadi Institut Kesehatan, sejalan dengan semangat “Diktisaintek Berdampak” yang menekankan inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir
Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU
700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut
Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV
20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad
Peringatan Hari Guru Nasional 2025: Menguatkan Peran Guru sebagai Penuntun Peradaban
Ratusan Anak Padati FruitCity Citimall Garut, Lomba Tari Langsung Membludak
Pegadaian Syariah Perkuat Literasi Keuangan Anak Lewat Lomba Tari di Fruitcity Citimall Garut
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:23 WIB

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir

Senin, 1 Desember 2025 - 20:37 WIB

Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU

Senin, 1 Desember 2025 - 10:04 WIB

700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut

Minggu, 30 November 2025 - 17:38 WIB

Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV

Minggu, 30 November 2025 - 15:46 WIB

20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

Berita Terbaru

error: Content is protected !!