WARTAGARUT.COM – Wakil Ketua DPRD Garut, Dila Nurul Fadilah, S.E., menyampaikan pandangan tegas mengenai potensi besar generasi muda, khususnya Generasi Z, dalam mendorong perubahan sosial.
Ia menekankan bahwa generasi ini tak hanya peduli terhadap isu-isu sosial, tetapi juga siap turun tangan langsung.
“Generasi Z adalah generasi yang kritis, peduli, dan tidak segan mengambil peran aktif dalam membangun masyarakat yang adil dan tanggap,” ujar Dila saat menjadi pembicara dalam Acara Gen Z Space 2025 di IPI Garut, Sabtu, 31 Mei 2025.
Dalam konteks memerangi kekerasan seksual, peran mereka semakin menonjol.
Melalui media sosial dan platform digital, Generasi Z mulai memanfaatkan citizen journalism atau jurnalisme warga sebagai alat untuk menyuarakan suara-suara yang sering kali terabaikan oleh media arus utama.
Citizen journalism, menurut Dila, membuka ruang bagi masyarakat—terutama anak muda—untuk menyebarluaskan informasi, testimoni, bahkan bukti kasus kekerasan seksual yang sebelumnya sulit terungkap.
“Jurnalisme warga memberi kekuatan pada korban untuk bicara, serta mendorong masyarakat bergerak bersama. Tapi tentu, harus dijalankan dengan tanggung jawab dan empati tinggi,” kata Dila kepada WartaGarut.com, pada Minggu, 8 Juni 2025.
Politis Partai Gerindra ini, menegaskan bahwa kehadiran Gen Z di ranah digital bukan sekadar eksis, tapi juga berdampak.
Aksi mereka menjadi katalisator perubahan, sekaligus tekanan moral agar lembaga hukum lebih tanggap terhadap laporan kekerasan seksual.
Meski begitu, Dila tetap mengingatkan pentingnya literasi digital, etika dalam menyampaikan informasi, dan perlindungan terhadap privasi korban.
“Perubahan besar dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Gen Z punya kekuatan itu, dan kita harus dukung,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni













