401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan penertiban dan pengamanan aset daerah. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara terbuka mengungkapkan bahwa meski sudah menerima 401 Sertifikat Hak Pakai (SHP) tanah milik pemerintah daerah, masih terdapat sekitar 700 aset lainnya yang belum tersertifikasi.

Hal tersebut disampaikan Syakur saat memimpin Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertipikat Hak Pakai Tanah Milik Pemkab Garut, di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (12/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Garut yang didampingi Wakil Bupati Garut Putri Karlina serta Plh Sekda Garut Didit Fajar Putradi, menerima secara simbolis 401 sertifikat dari Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Garut, Eko Suharno. Sertifikat tersebut diperuntukkan bagi berbagai lembaga dan institusi di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Garut Perketat Obat Terlarang dan Jam Malam Anak, Patroli Mulai 21.00

Syakur Amin menegaskan, penertiban aset ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Garut dalam menindaklanjuti atensi dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tata kelola aset negara.

“Ini adalah salah satu langkah kita bersama untuk menaati apa yang menjadi perhatian dari pengawas BPK. Bahwa kita memiliki kewajiban menjaga, memelihara, dan melindungi aset-aset pemerintah,” ujar Syakur.

Meski demikian, ia mengakui pekerjaan rumah pemerintah daerah masih cukup besar. Dari total aset tanah yang dimiliki, sekitar 700 bidang masih dalam proses sertifikasi.

“Tadi saya tanya juga, masih tersisa berapa? Masih 700. Paling tidak menurut saya 400 sudah bagus, 300 tahun depan lagi. Yang pasti kita lakukan ini secara bertahap,” lanjutnya.

Menurut Syakur, legalitas aset bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi dasar agar aset pemerintah bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat, sekaligus mencegah potensi sengketa di kemudian hari.

Baca Juga :  Galeri Ucapan HUT RI ke-81 2026, Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Edisi 1

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Garut juga menyinggung isu Reformasi Agraria, khususnya bagi warga kurang mampu. Ia merespons aspirasi warga Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng, terkait redistribusi lahan bagi masyarakat yang belum memiliki rumah dan tanah.

Syakur menyebut, kepemilikan aset dasar seperti tanah dan rumah menjadi faktor krusial untuk mengeluarkan warga dari kategori kemiskinan ekstrem (Desil 1).

“Salah satu penyebab orang masuk desil 1 itu karena tidak punya rumah dan tanah. Dengan memberikan tanah—baik bekas HGU maupun tanah negara—kita melakukan upgrading status ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa meski dinamika di lapangan tidak mudah, pemerintah daerah berkomitmen melakukan gradasi kesejahteraan, agar masyarakat perlahan keluar dari jurang kemiskinan ekstrem melalui kepemilikan aset produktif.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan
Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut
Jalan Banjarwangi-Singajaya Tak Masuk Proyek 13, PUPR Siapkan Rp39 Miliar
Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT
Karhutla dan Kekeringan Mengancam Garut, 303 Kejadian Tercatat
Garut Perketat Obat Terlarang dan Jam Malam Anak, Patroli Mulai 21.00
BKSAP Garut Dorong Potensi Lokal Tembus Pasar Global
Sekda Garut Minta Diskominfo Cepat Tangani Isu Viral

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Jalan Banjarwangi-Singajaya Tak Masuk Proyek 13, PUPR Siapkan Rp39 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:39 WIB

Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Karhutla dan Kekeringan Mengancam Garut, 303 Kejadian Tercatat

Berita Terbaru

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menyiapkan tangki air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak kekeringan di sejumlah wilayah Garut.

KEBIJAKAN PUBLIK

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Senin, 17 Agu 2026 - 15:58 WIB

DPR RI DAN DPRD JAWA BARAT

Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur

Senin, 17 Agu 2026 - 12:12 WIB