PNM Cabang Garut Luncurkan Pelatihan Klasterisasi Pembesaran Bibit Maggot, Rubah Limbah Organik Jadi Peluang Ekonomi

- Jurnalis

Senin, 30 Oktober 2023 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PNM Cabang Garut Luncurkan Pelatihan Klasterisasi Pembesaran Bibit Maggot, Rubah Limbah Organik Jadi Peluang Ekonomi

PNM Cabang Garut Luncurkan Pelatihan Klasterisasi Pembesaran Bibit Maggot, Rubah Limbah Organik Jadi Peluang Ekonomi

WARTAGARUT.COM – Sebanyak 30 nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Garut berpartisipasi dalam Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dengan fokus pada Klasterisasi Pembesaran Bibit Maggot. 

Acara pelatihan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak dan merupakan upaya konkret dalam menggerakkan potensi ekonomi dari limbah organik rumah tangga.

Kegiatan Pelatihan PKU Klasterisasi Pembesaran Bibit Maggot tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk H. Ateng, Kepala Desa Mekargalih, H. Aceng Ruslan Baihaqi, Pimpinan Ponpes Al-Falah Biru, dan Rahmat Firmansyah, Manager Supporting PNM Cabang Garut. 

Pelatihan berlangsung pada Sabtu, 28 Oktober 2023, di Aula Pesantren Al-Falah Biru, yang terletak di Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Manager Supporting PNM Cabang Garut, Rahmat Firmansyah, menjelaskan tujuan dari pembesaran bibit maggot ini, bertujuan untuk mengurangi limbah organik rumah tangga yang umumnya berakhir di tempat pembuangan sampah.

“Limbah organik ini dapat menjadi bahan baku pakan maggot, yang kemudian dapat digunakan sebagai pakan unggas maupun ikan lele,” kata Rahmat Firmansyah.

Rahmat Firmansyah mengungkapkan bahwa Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya PNM untuk mengubah pola pikir masyarakat terkait pengelolaan limbah rumah tangga. 

“Dengan menjadikan limbah organik sebagai sumber ekonomi potensial, PNM berupaya mendorong nasabahnya untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan dan meningkatkan taraf ekonomi merek,”tutur Manager Supporting PNM Cabang Garut. 

Rahmat Firmansyah juga menekankan bahwa PNM bekerja sama dengan Pimpinan Pesantren Al-Falah Biru, yang diwakili oleh H Aceng Ruslan Baihaqi, sebagai  off taker atau pengepul hasil produksi maggot. 

“Kerjasama ini memudahkan para nasabah PNM untuk memiliki jalur distribusi yang jelas dan meraih nilai ekonomis dari usaha mereka,”ujarnya.

Melalui pelatihan ini, kata Ia, PNM dan para Nasabah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, berkelanjutan, dan penuh peluang ekonomi. 

“Dengan mengubah sampah menjadi sumber pendapatan, pembesaran bibit maggot mungkin akan menjadi model terbaru dalam pengelolaan limbah organik di rumah tangga,”pungkasnya.(soni)***

Berita Terkait

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional
PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima
Danantara Siapkan Patriot Bond, Menkeu Purbaya Bocorkan Insentif Investor
Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah
Jutaan UMKM Berpotensi Untung Lebih Besar, Aturan Baru Marketplace Segera Berlaku
Harga Emas Hari Ini Turun Rp15.000, Emas Antam Jadi Rp2,759 Juta per Gram
IHSG Hari Ini Ambles 1,55 Persen, 531 Saham Berakhir Merah
Dolar Hari Ini Sentuh Rp18.015, Rupiah Kembali Tertekan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:05 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:07 WIB

PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Danantara Siapkan Patriot Bond, Menkeu Purbaya Bocorkan Insentif Investor

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:38 WIB

Jutaan UMKM Berpotensi Untung Lebih Besar, Aturan Baru Marketplace Segera Berlaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!