WARTAGARUT.COM – Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG) bersama civitas akademika Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) menggelar kegiatan tabligh akbar dan buka puasa bersama dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus 2 IKKHG, Jalan Nusa Indah No. 24, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai spiritual di lingkungan civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga jajaran pengelola yayasan.
Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut, Dr. H. Hadiat, MA, mengatakan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Menurutnya, kegiatan tabligh akbar dan buka puasa bersama tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara seluruh keluarga besar institusi.
“Momentum Ramadan ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan nilai spiritual di lingkungan kampus,” ujar Hadiat.
Sementara itu, Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat.
Ia menilai bahwa lingkungan kampus perlu menghadirkan ruang-ruang kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat kepribadian mahasiswa.
“Kami ingin membangun suasana kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan kesehatan, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas mahasiswa,” kata Iwan.
Menurutnya, kegiatan seperti tabligh akbar dan buka puasa bersama menjadi salah satu sarana penting untuk mempererat hubungan antar civitas akademika sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan Ramadan tersebut, YDHIG dan IKKHG Garut berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta spiritualitas dapat terus tumbuh di kalangan civitas akademika dan menjadi bagian dari budaya kampus.
“Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan memperdalam nilai-nilai keagamaan di lingkungan civitas akademika,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















