Anggota DPRD Jabar Enjang Tedi, Sosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Barat

Sabtu, 17 Juni 2023 - 04:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jabar Enjang Tedi, sosialisasikan Perda Nomor 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Barat

Anggota DPRD Jabar Enjang Tedi, sosialisasikan Perda Nomor 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Barat

WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, H. Enjang Tedi, S.Sos., M.Sos., melakukan sosialisasi Perda Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Barat.

Sosialisasi penyebarluasan Perda itu, dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 16-17 Juni 2023, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Pembangunan No.155, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Jum’at (16/6/2023).

Enjang Tedi menjelaskan bahwa sampah merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi oleh kota-kota besar.

Tingginya pertumbuhan penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat berdampak pada peningkatan produksi sampah.

“Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya produksi sampah di suatu wilayah adalah pertumbuhan penduduk yang pesat. Hal tersebut berdampak pada peningkatan jumlah produksi sampah,” ujar H. Enjang Tedi, Anggota Fraksi PAN DPRD Jawa Barat.

Ia juga mengungkapkan bahwa strategi yang dilakukan pemerintah dalam menangani permasalahan lingkungan, khususnya dalam sektor persampahan, adalah melalui pengelolaan sampah dengan metode 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle.

Baca Juga :  Chelsea vs Hull City Berakhir 2-2, The Blues Gagal Menang

Metode 3R ini melibatkan pengurangan, penggunaan ulang, dan daur ulang sampah.

“Dalam penanganan sampah, kita mulai dari sumber dan dilanjutkan dengan kegiatan pengolahan melalui daur ulang sampah,” tambahnya.

Sebagai upaya mengatasi masalah timbunan sampah yang tinggi, H. Enjang Tedi mengungkapkan pentingnya perencanaan dalam melakukan TPS 3R.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah dan volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, mengurangi biaya operasional pengangkutan sampah, serta memperpanjang umur Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Hanya sebagian sampah yang terangkut oleh armada pengangkut sampah, karena jumlah armada yang terbatas. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan jumlah armada untuk mengangkut sampah yang lebih banyak,” ungkap Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat

Selain itu, dalam rangka melaksanakan kegiatan pengurangan dan penanganan sampah yang sistematis dan berkelanjutan, diperlukan pembatasan, pemanfaatan kembali, pendauran ulang, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah.

“Pengolahan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, serta menjadikan sampah sebagai sumberdaya,” jelasnya.

Baca Juga :  128 Peserta Ikuti Wukuf Jusami SMK Muhammadiyah Garut di Wisata Domba

Salah satu solusi yang disarankan Enjang Tedi, adalah mengurangi timbulan sampah dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan.

“Menggunakan bahan yang dapat digunakan ulang atau didaur ulang, serta mengumpulkan dan menyerahkan kembali sampah dari produk dan kemasan yang sudah digunakan,”katanya.

Enjang Tedi menjelaskan, Dalam penanganan sampah, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, antara lain menjaga kebersihan lingkungan, menyimpan sampah pada tempatnya, pemindahan dan pengangkutan sampah, pemilahan sampah berdasarkan sifatnya, pengumpulan sampah, serta pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan.

“Dalam upaya pengelolaan sampah, masyarakat dan dunia usaha juga memiliki peran yang penting,”katanya.

Pihaknya menekankan pentingnya pengelolaan sampah di masyarakat guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kata Enjang Tedi, Pengelolaan sampah di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Garut membutuhkan perhatian serius terutama dalam peningkatan kesadaran masyarakat untuk mandiri mengelola sampah yang dihasilkannya.

“Dengan demikian, sebagian besar sampah dapat diolah di lingkungan masyarakat, sehingga hanya sebagian kecil yang harus dibuang ke tempat pengolahan sampah,”pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos
Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Senin, 14 September 2026 - 21:29 WIB

Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang

Senin, 14 September 2026 - 20:57 WIB

Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany

Senin, 14 September 2026 - 08:48 WIB

Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos

Berita Terbaru