Anggota DPRD Jabar, H. Ahab Sihabudin Dorong Kader IPM Garut Jadi Pemimpin Muda Nasional

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 14:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jabar, H. Ahab Sihabudin Dorong Kader IPM Garut Jadi Pemimpin Muda Nasional

Anggota DPRD Jabar, H. Ahab Sihabudin Dorong Kader IPM Garut Jadi Pemimpin Muda Nasional

WARTAGARUT.COM – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pengembangan Masjid (LPCRPM)  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, H. Ahab Sihabudin, S.H.I, menyerukan pentingnya peran generasi muda Muhammadiyah untuk kembali menjadi produsen pemimpin nasional.

Pesan itu disampaikannya dalam kegiatan Konferensi Pimpinan Daerah (Konpida) Pra Musyawarah Daerah (Musyda) XXII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut, yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Sabtu (11/10/2025).

Menurutnya, Konpida justru memiliki nilai strategis lebih tinggi dibanding Musyda, karena di sinilah arah dan karakter kepemimpinan kader muda IPM ditempa dan diproyeksikan untuk masa depan bangsa.

“Konpida ini lebih utama sebetulnya dibandingkan dengan Musyda, karena dari sinilah lahir arah dan gagasan besar kader pelajar Muhammadiyah,” ujar Ahab di hadapan peserta forum.

H. Ahab menegaskan, Muhammadiyah memiliki “DNA kepemimpinan nasional” yang terbukti sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :  Laboratorium Agroforestry UNIGA 12 Hektare Siap Dukung Ketahanan Pangan

Ia menyinggung fakta sejarah bahwa banyak tokoh besar bangsa merupakan kader Muhammadiyah.

“Kalau tanpa Muhammadiyah, mungkin kemerdekaan ini prematur. Karena sebagian besar pemimpinnya berasal dari Muhammadiyah,” ucapnya.

Ia mengingatkan, di masa lalu Muhammadiyah dikenal sebagai pabrik lahirnya tokoh bangsa, terutama lewat lembaga pendidikan guru dan sekolah-sekolah kadernya.

Namun kini, menurutnya, jumlah pemimpin nasional dari Muhammadiyah mulai berkurang.

“Saya ingin Muhammadiyah kembali menjadi produsen para pemimpin besar nasional. Kader IPM hari ini harus disiapkan untuk itu,” tegasnya.

Dalam refleksi sejarah, Ahab memaparkan bahwa saat Indonesia merdeka, 70 persen pemimpin bangsa berusia di bawah 45 tahun.

“Soekarno 44 tahun, Hatta 42 tahun, Yamin 41 tahun, Sudirman 27 tahun, Natsir 27 tahun. Sekarang terbalik, 70 persen di atas 45 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Cilawu Garut Sisakan Fakta yang Jadi Perhatian Polisi

Padahal, kata Ahab, saat itu kondisi pendidikan dan infrastruktur masih terbatas — 92 persen penduduk Indonesia buta huruf, komunikasi dan transportasi minim.

Namun semangat dan kecerdasan para pemuda kala itu melahirkan pemimpin besar.

“Sekarang pendidikan sudah sangat maju, tapi semangat kepemimpinan muda mulai redup. Inilah yang harus dikembalikan oleh Muhammadiyah melalui IPM,” ujarnya.

H. Ahab berharap, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dapat menjadi kawah candradimuka bagi calon pemimpin masa depan, bukan hanya di lingkungan internal organisasi, tetapi juga di tingkat nasional.

“Walaupun Muhammadiyah bukan organisasi politik, tapi Muhammadiyah harus menyiapkan SDM unggul untuk mengisi posisi-posisi penting bangsa ke depan,” tutupnya.

Kehadiran Ahab dalam Konpida IPM Garut memberi warna tersendiri, menjadi refleksi penting bahwa pembinaan kader pelajar harus diarahkan pada visi kepemimpinan nasional yang muda, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Garut Subhan Fahmi Resmi Jadi Ketua PKB, Ungkap Agenda Besar
Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Kepala Sekolah Dipilih Berdasarkan Kompetensi
Komisi IV DPRD Garut Kawal Pelantikan Kepala Sekolah Agar Sesuai Aturan
Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Kemah Bela Negara 2026, H. Subhan Fahmi: Benteng Generasi Muda dari Radikalisme
Garut Hebat Fest 2026 Dibuka, H. Subhan Fahmi: Festival Musik Islami Perkuat Budaya dan Ekonomi Garut
Hj Mila Meliana Apresiasi dan Sampaikan Harapan Besar dalam Sertijab Dandim 0611 Garut
Majelis Alumni IPNU Garut Dipimpin Aceng Malki, PKB Garut Siap Dukung Kolaborasi
Aceng Malki Pimpin Majelis Alumni IPNU Garut, Siap Perkuat Kaderisasi dan Kolaborasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Subhan Fahmi Resmi Jadi Ketua PKB, Ungkap Agenda Besar

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:05 WIB

Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Kepala Sekolah Dipilih Berdasarkan Kompetensi

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Komisi IV DPRD Garut Kawal Pelantikan Kepala Sekolah Agar Sesuai Aturan

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Kemah Bela Negara 2026, H. Subhan Fahmi: Benteng Generasi Muda dari Radikalisme

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:35 WIB

Garut Hebat Fest 2026 Dibuka, H. Subhan Fahmi: Festival Musik Islami Perkuat Budaya dan Ekonomi Garut

Berita Terbaru

Ilustrasi Pepê mencetak gol kemenangan Porto atas Aston Villa.

SEPUTAR OLAHRAGA

Porto vs Aston Villa: Villa Sempat Bangkit, Mengapa Akhirnya Tumbang?

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:19 WIB

selebrasi Luis Suárez yang didedikasikan untuk Germán Berterame (foto : Instagram Inter Miami CF)

SEPUTAR OLAHRAGA

Montréal vs Inter Miami: Mengapa Selebrasi Suárez Jadi Sorotan?

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:15 WIB

Pertandingan pramusim antara Wehen Wiesbaden dan Bayern München berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

SEPUTAR OLAHRAGA

Wehen Wiesbaden vs Bayern: Mengapa Raksasa Jerman Bisa Tumbang?

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:48 WIB

Duel pemain Celtic dan AC Milan pada laga pramusim.

SEPUTAR OLAHRAGA

Celtic vs Milan Sempat Berat Sebelah, Lalu Berakhir Tak Terduga

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:17 WIB

Paulo Josue mencetak dua gol yang membawa Malaysia menang atas Myanmar.

SEPUTAR OLAHRAGA

Myanmar vs Malaysia Berakhir 1-2, Satu Momen Ini Ubah Jalannya Laga

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:03 WIB