Baznas Garut Targetkan Rp17 Miliar Zakat 2026, Baru 40 Persen ASN Berkontribusi

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Baznas Garut Targetkan Rp17 Miliar Zakat 2026, Baru 40 Persen ASN Berkontribusi

Baznas Garut Targetkan Rp17 Miliar Zakat 2026, Baru 40 Persen ASN Berkontribusi

WARTAGARUT.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp17 miliar pada tahun 2026, namun hingga awal tahun ini partisipasi aparatur sipil negara (ASN) masih tergolong rendah, baru mencapai sekitar 40 persen dari total potensi yang ada.

Kondisi tersebut menjadi tantangan utama bagi Baznas Garut dalam mengoptimalkan pengumpulan dana umat yang akan disalurkan untuk program sosial, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Baznas Garut, Abdullah Effendi, mengatakan bahwa target tahun 2026 masih sama seperti tahun sebelumnya. Namun, pada 2025 lalu, realisasi penghimpunan zakat belum mencapai target yang ditetapkan.

“Targetnya sama, Rp17 miliar. Tapi tahun kemarin hanya tercapai sekitar Rp12,6 miliar,” ujar Abdullah Effendi, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, salah satu faktor utama tidak tercapainya target tersebut adalah menurunnya jumlah muzakki, khususnya dari kalangan ASN.

“Banyak yang sudah pensiun, ada yang sudah tidak membayar zakat, dan sebagian tidak lagi menitipkan infaknya melalui Baznas,” katanya.

Baca Juga :  Jadwal Liga 1 2026/2027 Pekan 1: Persib vs PSM dan 8 Laga Lainnya

Berdasarkan data internal Baznas Garut, dari sekitar 20.000 PNS dan PPPK yang tersebar di berbagai instansi pemerintahan, baru sekitar 40 persen yang secara aktif dan rutin menyalurkan zakat serta infaknya melalui lembaga resmi tersebut.

“Termasuk di lingkungan Kementerian Agama, belum semuanya masuk ke kami,” ungkap Abdullah.

Rendahnya tingkat partisipasi ASN tersebut berdampak langsung pada kemampuan Baznas dalam memperluas jangkauan program bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Abdullah, dana zakat yang terhimpun selama ini digunakan untuk membantu fakir miskin, pelajar dari keluarga prasejahtera, pelaku UMKM, hingga program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.

“Kalau potensi zakat bisa tergarap maksimal, manfaatnya akan jauh lebih luas untuk masyarakat Garut,” ujarnya.

Selain zakat mal dan infak, Baznas Garut juga mengelola zakat fitrah yang besarannya telah ditetapkan sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2022, yakni 2,7 kilogram beras per jiwa.

Baca Juga :  Vanisa Anggraeni Raih Medali Emas OSSN Nasional, Harumkan SMK Muhammadiyah Garut

Jika diuangkan, dengan harga beras premium sebesar Rp15.000 per kilogram, maka zakat fitrah tahun ini setara Rp40.500 per orang.

“Harga beras ini mengacu pada data resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut,” jelas Abdullah.

Ia menyebutkan, penetapan tersebut berdasarkan hasil pemantauan di pasar-pasar utama milik pemerintah daerah, mulai dari Pasar Guntur, Kadungora, Wanaraja, Malangbong, Cikajang, hingga Pameumpeuk.

Untuk meningkatkan capaian target 2026, Baznas Garut akan memperkuat sosialisasi, memperluas layanan digital pembayaran zakat, serta menjalin kerja sama lebih intensif dengan instansi pemerintah.

“Kami terus mendorong kesadaran ASN agar menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, sehingga pengelolaannya lebih transparan, profesional, dan tepat sasaran,” tutur Abdullah.

Ia berharap, dengan meningkatnya partisipasi muzakki, target Rp17 miliar pada 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan di Kabupaten Garut.

“Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi sosial untuk membangun kesejahteraan bersama,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Cara Cek Desil Kesejahteraan DTSEN BPS dengan NIK
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Profilnya
Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Diplomasi Parlemen Buka Pasar Global UMKM
PAD Garut Dipacu dari Pajak Wisata, Jalan Menuju Objek Akan Dibenahi
Harga Emas Hari Ini Naik Rp50.000, Buyback Melonjak Rp90.000
252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Cara Cek Desil Kesejahteraan DTSEN BPS dengan NIK

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Profilnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Diplomasi Parlemen Buka Pasar Global UMKM

Berita Terbaru