WARTAGARUT.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut menggelar semarak jalan sehat dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah di Lapangan Makorem 062/Tarumanagara, Kabupaten Garut, Ahad (14/12/2025), sebagai ajang konsolidasi warga persyarikatan sekaligus penguatan aksi sosial untuk kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti ribuan warga Muhammadiyah se-Kabupaten Garut ini tidak hanya berisi jalan santai, tetapi juga dirangkai dengan santunan, donasi sosial, serta bazar UMKM binaan Majelis Ekonomi Aisyiyah.
Seluruh amal usaha Muhammadiyah turut terlibat, menjadikan acara ini sebagai ruang kebersamaan lintas elemen persyarikatan.
Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa Milad ke-113 Muhammadiyah menjadi momentum membangun kembali semangat bermuhammadiyah di tengah tantangan kebangsaan dan persoalan kemasyarakatan yang masih dihadapi.
“Semarak jalan sehat ini bukan sekadar olahraga. Ada santunan, donasi, dan UMKM Aisyiyah. Inilah kumpulnya warga Muhammadiyah se-Kabupaten Garut untuk bergerak bersama, dalam situasi ringan maupun berat,” ujar Agus Rahmat.
Ia menjelaskan, rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah di tingkat daerah masih akan berlanjut.
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 26 Desember 2025 dengan agenda penguatan nilai-nilai Muhammadiyah.
Pada kesempatan tersebut, Muhammadiyah Garut berencana menghadirkan Prof. Muhadjir Effendy, Staf Khusus Presiden Bidang Haji.
Menurut Agus Rahmat, Muhammadiyah hadir untuk memajukan kesejahteraan bangsa melalui kerja nyata yang bisa dilakukan dari daerah.
Setiap warga persyarikatan, kata dia, didorong untuk mengambil peran aktif dalam membangun kemaslahatan bersama.
“Kita masih menghadapi banyak persoalan kebangsaan dan kemasyarakatan. Karena itu, Muhammadiyah hadir untuk memajukan kesejahteraan dengan kemampuan yang kita miliki. Komitmen kami jelas, tidak akan berhenti melakukan kerja-kerja positif bagi bangsa,” tegasnya.
Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah di Garut ini sekaligus menjadi pesan bahwa gerakan Islam berkemajuan terus bergerak dari akar rumput, memadukan dakwah, sosial, dan ekonomi umat secara berkelanjutan.***
Penulis : Soni Tarsoni









