Bupati Garut Abdusy Syakur Amin: Anak Usia 18 Tahun Belum Waktunya Nikah, Fokus Bangun Masa Depan!

Sabtu, 10 Mei 2025 - 17:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin_ Anak Usia 18 Tahun Belum Waktunya Nikah, Fokus Bangun Masa Depan!

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin_ Anak Usia 18 Tahun Belum Waktunya Nikah, Fokus Bangun Masa Depan!

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) kembali menggelar Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Garut Tahun 2025 di Gedung Pendopo, Jumat malam (9/5/2025).

 Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin  menyampaikan keprihatinan atas masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB) serta maraknya pernikahan dini di Garut.

Ia menyebut Duta GenRe menjadi garda terdepan dalam upaya edukasi masyarakat, terutama remaja.

“Anak-anak usia 18 tahun belum waktunya menikah, mereka harus dilibatkan dalam kegiatan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Syakur.

Lebih dari itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran Duta GenRe sebagai agen perubahan.

Ia berharap para pemenang mampu menginspirasi generasi lain untuk mandiri secara sosial dan ekonomi, sekaligus mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya berharap melalui Duta GenRe, kita bangun ekosistem yang sehat, saling menguatkan dan menjadikan anak-anak kita generasi yang siap menghadapi tantangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Murid MTsN 1 Garut Fakhri Nawwaf Al-Mumtaz Raih Juara 2 di Kejuaraan Universery Cimba Tasikmalaya 2026

Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, membeberkan fakta mencengangkan: sebanyak 771 pernikahan dini tercatat di tahun 2024 dari total 21.370 pernikahan, atau sekitar 33,1 persen.

“Ini kondisi serius. Pernikahan di usia muda berisiko pada rapuhnya ketahanan keluarga, bahkan menyebabkan stunting,” jelas Yayan.

Menurutnya, Program GenRe hadir sebagai solusi. Melalui peran Duta GenRe, remaja diedukasi agar mampu merencanakan masa depan dengan baik, menjauhi pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.

Juara Terbaik 1 Putra, Azka Hayda Aqila, mengaku bangga bisa mewakili Kecamatan Pasirwangi. Mahasiswa Kesehatan Masyarakat ini bertekad menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Saya ingin hadir sebagai fasilitator bagi teman-teman remaja untuk memahami isu-isu seputar kesehatan reproduksi dan keluarga berencana,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Julita Vidia Ameliya, Juara Terbaik 1 Putri. Sebagai mahasiswi Fakultas Kesehatan, ia menegaskan komitmennya membawa pengaruh positif bagi remaja lainnya.

“Saya ingin terus berinovasi dan menyebarkan edukasi ke seluruh pelosok Garut,” katanya penuh semangat.

Baca Juga :  Persib Menang 4-0 atas Isenmulang, Marc Klok Ikut Cetak Gol

Pemilihan Duta GenRe 2025 ini diikuti oleh 10 finalis putra dan 10 finalis putri yang telah melalui tahapan seleksi ketat.

Melalui ajang ini, Garut berharap mampu mencetak generasi yang berkualitas, siap menghadapi tantangan masa depan dengan mental dan fisik yang tangguh.

Berikut daftar peserta yang memenangkan ajang Duta GenRe Kabupaten Garut Tahun 2025.

Juara 1
– Azka Hayda Aqila dari Kecamatan Pasirwangi (Putra)
– Julita Vidia Ameliya dari Kecamatan Tarogong Kidul (Putri)
Juara 2
– Herlan Septian dari Kecamatan Sucinaraja (Putra)
– Ghania Nurul Agustina dari Kecamatan Garut Kota (Putri)
Juara 3
– Muhamad Rijki Nurjakiah dari Kecamatan Pakenjeng (Putra)
– Fariha Syakiran Qolby dari Kecamatan Bayongbong (Putri)
Harapan 1
– Ikhsan Purnama Sidiq dari Kecamatan Sukawening (Putra)
– Alipah Hoerunisa dari Kecamatan Banyuresmi (Putri)
Harapan 2
– Riva Zainul Irfan dari Kecamatan Banjarwangi (Putra)
– Wulan Zahra Syahid dari Kecamatan Bungbulang

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan
Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
MTsN 1 Garut Kampanyekan Tumbler untuk Kurangi Sampah Plastik
IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0
IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan
MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:18 WIB

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0

Rabu, 4 November 2026 - 08:09 WIB

IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB