Home / Birokrasi

Kamis, 20 Oktober 2022 - 07:47 WIB

Bupati Garut Raih Penghargaan atas Keberhasilan Mendorong Percepatan Pembangunan Desa

Kepala DPMD Garut, Wawan Nurdin, mewakili Bupati Garut menerima penghargaan Kemendes PDT dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam acara Gala Dinner Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIII yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Jalan Kartini Nomor 7, Kota Cirebon, Selasa  (18/10/2022) malam

Kepala DPMD Garut, Wawan Nurdin, mewakili Bupati Garut menerima penghargaan Kemendes PDT dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam acara Gala Dinner Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIII yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Jalan Kartini Nomor 7, Kota Cirebon, Selasa (18/10/2022) malam

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut, Rudy Gunawan, meraih penghargaan berupa Piagam Penghargaan Lencana Bakti dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) atas komitmen dan kerja keras Bupati Garut dalam mendorong percepatan pembangunan desa, sehingga seluruh desa di Kabupaten Garut mencapai status berkembang, maju, dan mandiri.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, mewakili Bupati Garut yang berhalangan hadir, pada Acara Gala Dinner Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXIII Tahun 2022 di Pendopo Bupati Cirebon, Kota Cirebon, Selasa (18/10/2022) malam.

Selain penghargaan kepada Bupati Garut, Mendes PDTT, juga memberikan penghargaan kepada Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Yolanda Oktavia, sebagai desa berstrata mandiri dengan nilai Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi, sedangkan penghargaan Posyantek Kondang Teknologi, dari Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi sebagai Juara 2 Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Berprestasi dalam Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, Posyantek Berprestasi dan Teknologi Tepat Guna Unggulan Terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022, yang diserahkan langsung Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum kepada Ketua Posyantek Kondang Teknologi, Rian MA. Fikri.

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengucapkan selamat untuk Provinsi Jabar yang berhasil mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal, sehingga saat ini di Jabar hanya terdapat desa yang berstatus berkembang, maju, dan mandiri.

Baca juga   Garut Dipilih Jadi Tuan Rumah HUT Kodam III/Siliwangi

“Ini akan berkonsekuensi kepada pendanaan yang meningkat seiring meningkatnya status desa,” kata Abdul Halim Iskandar.

Wagub Uu Ruzhanul mengungkapkan, kondisi strata desa di Jabar pada 2022 adalah 1.671 desa berkembang, 2.511 desa maju, dan 1.130 desa mandiri, tanpa desa tertinggal dan desa sangat tertinggal.

Uu juga mengungkapkan, pembangunan desa di Jabar sempat mendapat kendala, misalnya saat pandemi COVID-19 menyerang. Hal itu menjadi disrupsi yang harus dihadapi selain revolusi industri 4.0, dan perubahan iklim ( climate change ).

“Alhamdulillah dari kepemimpinan Pak Gubernur sudah tak ada desa sangat tertinggal di Jabar, ini juga¬† termasuk peran para Bupati/ Wali Kota,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Garut, Wawan Nurdin, usai menerima penghargaan mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Garut sudah tidak ada lagi desa tertinggal.

“Desa mandirinya Alhamdulillah sudah 70 desa dan yang lainnya adalah masih berkembang dan maju, mudah-mudahan untuk tahun 2023 ini kita desa mandiri ini Kabupaten Garut bisa 50 persen dari jumlah desa yang ada di Kabupaten Garut,” tandasnya.

Berkaitan dengan penghargaan penghargaan untuk Posyantek, Wawan menjelaskan, bahwa berdasarkan Peratuan Menteri Desa (Permendes) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Dana Desa Tahun 2023 disebutkan bahwa prioritas utamanya adalah pemulihan ekonomi. Salah satunya yaitu dengan pemberian penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca juga   Kepala Bakesbangpol Garut : Tahap awal Keberagaman Adalah Demokrasi.

Oleh karena itu, ia berharap ke depan semua kegiatan Posyantek ataupun teknologi tepat guna di Kabupaten Garut bisa bekerja sama dengan sub unit yang ada di BUMDes.

“Di mana pemulihan ekonomi ini juga diprioritaskan untuk pemberdayaan ataupun pemberian penyertaan modal bagi BUMdes, mudah-mudahan ke depan semua kegiatan posyantek ataupun kegiatan teknologi tepat guna yang ada di Kabupaten Garut, khususnya mungkin yang di desa-desa ini sudah bisa bekerja sama, sebagai sub unit usaha daripada BUMDes kabupatennya,” ucapnya.

Ia menuturkan dalam pengembangannya, Posyantek Kondang Teknologi menerapkan kerja sama pentahelix dengan melibatkan pemerintah, pengusaha, akademisi, komunitas, hingga media

Dalam Posyantek ini, imbuh Wawan, menghasilkan beberapa kegiatan usaha salah satunya pembuatan router inter untuk masyarakat.

“Dan untuk akademisinya yaitu bekerjasama dengan Universitas Parahyangan Bandung, dan menghasilkan beberapa kegiatan usaha diantaranya adalah pembuatan router internet untuk masyarakat, dan juga pembuatan pakan terpadu, dan banyak lagi kegiatan yang lagi diprogramkan, mudah-mudahan untuk ke depan ini menjadi harapan bagi warga ataupun posyantek di Kabupaten Garut,” ucpanya

Share :

Baca Juga

BPKAD

Birokrasi

BPKAD Garut Gelar Bimtek Pengelolaan BMD Lingkup BLUD Puskesmas dan Labkesda
bakesbangpol sosialisasi pemilih pemula 5

Birokrasi

Ketua KPU Garut Serap Aspirasi dari Pemilih Pemula
IMG 20220605 WA0012 e1654429391549

Birokrasi

Hari Lingkungan Hidup, Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita
WhatsApp Image 2022 08 15 at 15.19.07

Olahraga

Bupati Garut Buka Resmi Kompetisi Bola Voli Merah Putih Kapolres Cup Tahun 2022
IMG 20230127 154153 scaled e1674818755348

Birokrasi

H, Dede Salahudin Berharap Dinas PUPR Perhatikan Jalan Desa Mekarwangi
SEKDA GARUT NURDIN YANA Penilaian Makalah Peserta Seleksi Terbuka pada Tahap Ketiga Seleksi JPTP Garut Tahun 2023

Birokrasi

Penilaian Makalah Peserta Seleksi Terbuka pada Tahap Ketiga Seleksi JPTP Garut Tahun 2023.
IMG 20211014 094657

Birokrasi

DMI Garut, Diminta Antispasi Paham yang Menyimpang
Ridwan Kamil Menutup Masa Jabatan Bey Machmudin Memimpin Jawa Barat Sementara

Birokrasi

Ridwan Kamil Menutup Masa Jabatan, Bey Machmudin Memimpin Jawa Barat Sementara