WARTAGARUT.COM –Sabtu (18/10/2025) menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Garut ketika Bupati Abdusy Syakur Amin secara resmi membuka Roadshow Pelayanan Terpadu dan Festival Ekonomi Kreatif (FEDAS) di Halaman Kantor Kecamatan Cisurupan.
Acara yang menggabungkan layanan publik dengan hiburan kuliner lokal ini bertujuan merapatkan jarak antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif.
Dalam sambutannya, Bupati Syakur menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan publik.
“Sejatinya kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan penekanan pelayanan publik kepada masyarakat, karena itu menjadi komitmen kami,” ujar Bupati.
Salah satu sorotan utama adalah masalah ketersediaan blangko KTP yang selama ini kerap menjadi keluhan warga. Bupati menyatakan bahwa tahun depan akan ada penambahan kuota besar-besaran — hampir 400 ribu hingga 500 ribu blangko KTP — untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
“Insha Allah tahun depan kita akan menambah 500 ribu blangko KTP. Sehingga tidak ada alasan warga tidak mendapatkan KTP,” tegasnya.
Tak hanya layanan administrasi kependudukan, Bupati juga mengangkat aspek kesehatan warga. Melalui fasilitas Cek Kesehatan Gratis, ia mengingatkan warga agar menjaga kondisi agar tak terkena penyakit yang bisa mempersulit kehidupan.
“Jangan sampai sakit, kalau sakit itu repot semuanya. Berobat itu repot, jadi usahakan kita pada kondisi yang sehat. Jangan lupa olahraga.”
Untuk mendukung ekonomi kreatif, Bupati Garut juga meminta Camat dan Kepala Desa agar mendorong warganya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Legalitas ini penting agar usaha UMKM lokal bisa berkembang, memperoleh akses bantuan, dan berkontribusi lebih besar pada ekonomi daerah.
“Saya minta ke depan … usahanya tumbuh dan berkembang perlu ada registrasi izin, namanya NIB … karena biasanya bantuan pemerintah mensyaratkan legalitas atau formalitas itu syarat dari saya,” paparnya.
Ketua Pelaksana acara, Margiyanto (Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum), menjelaskan bahwa roadshow ini adalah kolaborasi antara Pemkab Garut dengan berbagai stakeholder dan pelaku ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat serta memperkuat geliat ekonomi kreatif daerah melalui festival kuliner dan hiburan rakyat,” jelas Margiyanto.
Layanan publik gratis yang hadir di acara ini meliputi: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Adminduk), Dinas Kesehatan (Cek Kesehatan Gratis), DPMPTSP (pembuatan NIB), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kartu Kuning), BPJS Kesehatan & Sosial, Samsat, BJB, dan lainnya.
Sedangkan sektor ekonomi kreatif ditampilkan lewat Festival Kuliner Pedas yang menghadirkan lebih dari 20 UMKM lokal, live music, dan pertunjukan wayang golek.
Roadshow ini akan berlangsung di lima wilayah Kabupaten Garut: mulai dari Cisurupan (17–19 Oktober 2025), lalu ke Cilawu (31 Oktober–2 November), Malangbong (14–16 November), Banjarwangi (28–30 November), dan berakhir di Garut Kota (26–28 Desember 2025). Dengan skema ini, diharapkan layanan publik esensial dan geliat ekonomi kreatif bisa merata hingga pelosok.***
Penulis : Soni Tarsoni

















